Nov 14, 2019 15:04 Asia/Jakarta
  • Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani
    Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani

Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani menyatakan bahwa Palestina dan Al-Quds sebagai isu terpenting dunia Islam.

"Musuh-musuh dunia Islam ingin agar kaum Muslim melupakan masalah Palestina dan Quds," ujar Rouhani.

Presiden Iran kembali menegaskan masalah ini hari Kamis (14/11/2019) pada acara pembukaan Konferensi Internasional ke-33 tentang Persatuan Islam di Tehran. 

Rouhani mengungkapkan bahwa umat Islam harus membebaskan Palestina dari cengkeraman musuh, dan Republik Islam Iran berada di garis depan dalam membela bangsa Palestina, dan menentang rezim Zionis dan AS. 

Presiden Iran juga menyesalkan sikap kompromis beberapa negara Muslim dengan rezim Zionis, dan penggunaan fasilitas intelejen rezim agresor ini yang digunakan terhadap negara-negara Muslim dan gerakan perlawanan. 

Rouhani di bagian lain pidatonya menyinggung berbagai kejahatan AS di kawasan, dengan mengatakan, "Pembunuhan rakyat Afghanistan, Irak dan Yaman yang tertindas, dan menyulut perpecahan di negara-negara Muslim, merupakan dampak dari plot jahat AS di kawasan,".

Oleh karena itu, tutur Rouhani, generasi muda harus memahami bahwa AS dan tidak akan menjadi teman negara-negara kawasan, dan masalah-masalah regional harus diselesaikan oleh mereka sendiri.

Selain menyampaikan pidato, Presiden Republik Islam Iran juga meresmikan peluncuran 12 buku terpilih dari koleksi karya Forum Pendekatan Mazhab Islam. 

Konferensi internasional Persatuan Islam Internasional yang ketiga puluh tiga mengusung tema "Persatuan Umat Islam dalam membela Masjid Al-Aqsa" dimulai hari ini (Kamis, 14/11/2019) dengan partisipasi 400 tokoh politik, ulama dan akademisi dari 90 negara dunia, termasuk Indonesia.(PH)

Tags

Komentar