Nov 30, 2019 21:41 Asia/Jakarta
  • Pembukaan Pameran Jihad Swasembada NEDAJA

Pameran Prestasi Jihad Swasembada NEDAJA telah dibuka pada Sabtu pagi, 30 November 2019. NEDAJA adalah Angkatan Laut Militer Republik Islam Iran.

Acara pembukaan pameran tersebut dihadiri oleh Wakil Eksekutif Komandan Militer Republik Islam Iran Brigadir Jenderal Mohammad Mahmoudi dan Panglima AL Militer Laksamana Hossein Khanzadi.

Pada event tersebut, Angkatan Laut (AL) Militer Republik Islam Iran memamerkan drone AL lepas landas dan mendarat (VTOL) yang dijuluki Pelican-2.

Salah satu produknya adalah drone AL, Pelican-2. Pesawat tanpa awak ini dilengkapi dengan empat motor untuk gerakan vertikal dan baling-baling yang kuat sehingga bisa lepas landas dari kapal perang untuk misi patroli dan pengintaian.

Pelican-2 bahkan dapat mendarat dan mengapung di atas air dalam keadaan darurat. AL Militer Iran menggunakan Pelican-2 pada armada AL di perairan internasional.

Produk lain yang dipamerkan adalah Sistem Navigasi Inertial (INS) buatan Iran yang digunakan untuk deteksi dan navigasi kapal selam di bawah permukaan, di mana sistem GPS konvensional tidak berlaku.

Sistem yang dikembangkan di bawah proyek Soren ini telah diproduksi dengan teknologi khusus yang hanya tersedia di beberapa negara.

AL Militer Iran juga memamerkan proyek pada sistem rudal bawah permukaan untuk kapal selam. Sistem Jask-2 mencakup kombinasi rudal, torpedo, kontrol  penembakan, dan peralatan komunikasi.

Sebelumnya, Laksamana Khanzadi mengumumkan bahwa generasi ke-4 dari kapal selam kelas Fateh akan dilengkapi dengan teknologi yang jauh lebih maju daripada model-model sebelumnya.

Para ahli dan teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir telah membuat kemajuan besar dalam pembuatan berbagai peralatan militer hasil produksi dalam negari, sehingga angkatan bersenjata negara ini telah mencapai kemandirian dalam bidang senjata. (RA)

 

Tags

Komentar