Des 31, 2019 18:18 Asia/Jakarta

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani meresmikan jalur kereta bawah tanah (Metro) Golshahr Karaj-Hashtgerd pada Selasa pagi, 31 Desember 2019.

Seperti dilansir Iranpress, Rouhani mengatakan, jalur Metro baru ini memiliki kapasitas untuk memindahkan hingga 400.000 penumpang setiap hari antara Tehran, Karaj dan Hashtgerd.

Presiden Iran mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah terlibat dalam pembangunan jalur kereta api bawah tanah baru (Metro Line).

Rouhani menuturkan, jalur metro baru akan memfasilitasi perjalanan antara Hashtgerd, Golshahr Karaj dan Tehran, dengan biaya lebih murah dan lebih cepat bagi penumpang.

Dia menambahkan, jalur metro ini  juga secara signifikan akan bermanfaat bagi lingkungan, dan kesehatan masyarakat, karena akan lebih sedikit mobil di jalan sehingga polusi udara berkurang.

Menurut Presiden Iran, perjalanan dengan metro juga merupakan mode perjalanan yang lebih aman karena metro dan kereta api cenderung tidak mengalami kecelakaan.

Jalur Golshahr Karaj-Hashtgerd menempuh jarak 25-26 km dengan kapasitas untuk mengangkut 400.000 penumpang setiap hari. Pembangunan jalur ini menelan biaya 1.000 miliar Toman.

Kereta api Metro berhenti di dua stasiun, di mana salah satunya adalah Hashtgerd yang menjadi stasiun terbesar di Iran dengan luas 22.000 meter persegi sehingga bisa menampung banyak penumpang.

Pembangunan jalur kereta bawah tanah Golshahr Karaj-Hashtgerd membutuhkan waktu delapan tahun untuk menyelesaikannya.

Keuntungan dari pembangunan jalur tersebut adalah bisa mengurangi polusi udara di Karaj dan Tehran, menurunkan kepadatan lalu lintas dari jalur yang mengarah ke Tehran, membuat transportasi yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih murah. (RA)

Tags