Jan 22, 2020 19:28 Asia/Jakarta
  • Satelit Zafar 1 dan 2 Buatan Iran.
    Satelit Zafar 1 dan 2 Buatan Iran.

Satelit Zafar 1 dan 2 adalah satelit yang diproduksi oleh para ilmuwan Republik Islam Iran. Satelit ini telah diserahkan ke Badan Antariksa Iran dalam acara di Universitas Sains dan Teknologi pada hari Minggu, 19 Januari 2020.

Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran Mohammad Javad Azari Jahromi mengatakan, satelit Zafar 1 dan 2, telah diserahkan ke Badan Antariksa Iran dan akan dikirim ke dalam orbit dalam waktu dekat.

"Satelit Zafar 1 dan 2, yang telah dirancang oleh para ilmuwan Iran, telah lolos uji coba, dan proses peluncuran mereka akan segera dimulai," kata Azari Jahromi dalam sebuah tweet pada hari Minggu.

Dia menggambarkan perkembangan satelit-satelit ini dan peluncurnya sebagai langkah besar dalam program luar angkasa Iran.

"Dua versi Zafar telah diproduksi oleh para ilmuwan muda Iran, yang keduanya secara teknologi lebih unggul dari yang kami produksi sebelumnya," imbuhnya.

Zafar, yang dirancang oleh Universitas Sains dan Teknologi Iran, adalah satelit penginderaan jauh seberat 90 kilogram yang dilengkapi dengan kamera warna dan dapat digunakan untuk mensurvei cadangan minyak, tambang, hutan dan bencana alam. Jika peluncuran berhasil, itu akan mengorbit bumi pada ketinggian 530 km.

Satelit Zafar kemungkinan akan diluncurkan oleh Kendaraan Peluncuran Satelit Simorgh Iran, yang juga disebut Safir-2.

Kepala Pusat Penelitian Antariksa Iran Hossein Samimi mengatakan, Iran sekarang mampu membuat mesin luar angkasa.

"Iran telah mencapai pengetahuan untuk memproduksi mesin luar angkasa; mesin seperti itu sebelumnya hanya dibuat oleh AS," kata Samimi kepada Mehr News.

Dia menambahkan, pencapaian baru mencakup desain dan pengembangan berbagai sampel versi petama "mesin ruang ankasa Arash", di mana sampel ini telah berhasil diuji pada akhir 2019.

Samimi lebih lanjut menyinggung perkembangan pesat di sektor luar angkasa Iran, dan mengatakan, mesin ruang angkasa tidak diperlukan sebelumnya karena satelit Iran dimasukkan ke dalam orbit rendah di masa lalu, namun, sekarang kami ingin mengirim satelit ke orbit tinggi sehingga kami membutuhkan mesin seperti itu.

"Mesin luar angkasa Arash akan dimasukkan ke dalam sistem transfer orbital untuk membantu mendorong satelit dari orbit rendah ke orbit tinggi," jelasnya.

Para ilmuwan Iran dalam beberapa tahun terakhir telah membuat kemajuan menakjubkan dalam pengembangan program luar angkasa Iran.

Iran meluncurkan satelit pertama yang dibuat secara lokal, Omid (harapan), pada tahun 2009. Iran juga mengirim bio-kapsul pertamanya yang  membawa makhluk hidup ke luar angkasa pada Februari 2010, menggunakan roket pembawa Kavoshgar-3. (RA)

 

Tags

Komentar