Jan 24, 2020 14:13 Asia/Jakarta
  • Jubir Kemenlu Iran Sayid Abbas Mousavi
    Jubir Kemenlu Iran Sayid Abbas Mousavi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam statemen wakil khusus Amerika Serikat untuk Iran yang mengancam akan meneror komandan pasukan Quds IRGC.

Brian Hook, wakil khusus AS untuk Iran Kamis (23/01) saat diwawancarai Koran al-Sharq al-Awsat di sela-sela forum ekonomi internasional di Davos Swiss dalam sebuah statemen congkak mengatakan, “Brigjen Esmail Ghaani, pengganti Letjen Qasem Soleimani di pasukan Quds Sepah Pasdaran Iran jika meneruskan langkah pendahulunya maka ia akan mengalami nasib serupa dengan Soleimani.”

Brian  Hook

Sayid Abbas Mousavi mengatakan, statemen seperti ini oleh staf kemenlu Amerika sebuah upaya terang-terangan dan resmi teror sistematis dan negara oleh pemerintah Washington.

“Setelah rezim Zionis Israel, Amerika merupakan rezim kedua yang secara resmi menyatakan memanfaatkan fasilitas pemerintah dan angkatan bersenjatanya untuk melakukan aksi teror dan di masa depan pendekatan ini juga akan berlanjut,” papar Mousavi.

Jubir Kemenlu Iran menyebut kebijakan Amerika melakukan aksi teror sebagai indikasi kelemahan, putus asa dan kebingungan petinggi Gedung Putih serta ia meminta masyarakat internasional mengutuk aksi ini dan terorisme negara, karena berlanjutnya proses ini cepat atau lambat akan dialami oleh semua pihak.

Syahid Letjen Soleimani yang berkunjung ke Irak atas undangan resmi pemerintah Baghdad bersama Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan Hashd al-Shaabi serta delapan orang lainnya gugur syahid Jumat (03/01) dini hari akibat serangan udara militer Amerika di dekat Bandara Udara Baghdad.

Kejahatan Amerika Serikat ini menuai kecaman luas di tingkat internasional. (MF)

 

Tags

Komentar