Jan 25, 2020 10:46 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif.
    Mohammad Javad Zarif.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada hari Jumat (24/1/2020) mengatakan, negara-negara normal tidak mengubah gedung konsulatnya sebagai tempat pembunuhan dan tidak menyerang para tengganya.

Sebelumnya ini, Menteri Penasihat Urusan Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir dalam sebuah pernyataan pada Selasa lalu, menuding Republik Islam Iran mendukung terorisme dan melakukan tindakan destruktif di kawasan.

"Riyadh dapat memulihkan hubungannya dengan Tehran ketika Iran sudah berperilaku sebagai sebuah negara normal," ujarnya.

Menlu Iran via akun Twitter-nya menanggapi komentar tersebut dengan menulis, "Negara-negara 'normal' tidak mengoperasikan rumah jagal yang disamarkan sebagai konsulat. Negara-negara 'normal' tidak menyerang tetangganya, tidak menyebabkan krisis kemanusiaan, dan tidak menolak untuk berdialog."

"Meskipun demikian, kami tidak menetapkan prasyarat untuk perundingan," tegasnya.

Zarif sebelum ini menyambut pernyataan Menteri Luar Negeri Saudi, Faisal bin Farhan mengenai perundingan Riyadh dan Tehran. "Pintu Iran selalu terbuka untuk berdialog dengan para tetangganya," ujarnya.

Faisal bin Farhan dalam wawancaranya dengan kantor berita Reuters, Rabu lalu, mengklaim bahwa Saudi siap berdialog dengan Iran dan masalah ini tergantung pada Tehran. (RM)

Tags

Komentar