Feb 09, 2020 19:48 Asia/Jakarta

Republik Islam Iran meluncurkan rudal baru yang dijuluki "Raad-500" (Thunder-500) dengan mesin komposit dan mesin generasi baru untuk mendorong rudal dan roket pembawa satelit.

Peluncuran tersebut berlangsung dalam sebuah upacara di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran, Minggu (9/2/2020).

Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami dan Komandan Divisi Kedirgantaraan IRGC Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh meresmikan jalur perakitan yang memproduksi rudal "Raad-500", di mana rudal ini dilengkapi dengan mesin komposit canggih yang dijuluki "Zohair".

Rudal baru tersebut memiliki mesin yang terbuat dari komposit serat karbon, yang memungkinkan perisai mesin untuk menahan tekanan hingga 100 bar dan suhu setinggi 3.000 derajat celcius, dan juga mengurangi total berat rudal secara signifikan.

Berkat bahan komposit, berat Ra'ad-500 telah berkurang setengahnya dibandingkan dengan rudal Fateh-110 yang memiliki badan logam, tetapi jangkauannya telah diperpanjang hingga 200 kilometer.

Penggunaan dua teknologi, yaitu pelindung mesin komposit dan nozzle bergerak, telah memungkinkan penggunaan mesin propelan padat di luar atmosfer.

Pencapaian baru tersebut memungkinkan Iran untuk memproduksi pembawa satelit ringan dengan propelan padat, dan menghasilkan rudal permukaan-ke-permukaan dengan area penampang radar kecil, serta meningkatkan kemampuan manuver rudal untuk mengalahkan sistem pertahanan rudal, dan mengurangi biaya dan kompleksitas produksi misil.

Komandan IRGC dalam peluncuran Rudal Ra'ad-500 itu mengatakan, seperti yang disampaikan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Iran tidak memiliki cara untuk menghentikan perang dan mengalahkan musuh kecuali dengan cara menjadi lebih kuat.

Salami menambahkan, IRGC Aerospace Force mulai memproduksi motor dan badan komposit, yang mengurangi massa dan meningkatkan kecepatan.

Dia menuturkan, perang sesungguhnya telah berakhir menjadi lebih kuat dan bahwa pencapaian mutakhir yang diluncurkan hari ini adalah kunci Iran untuk hadir di ruang angkasa.

Komandan IRGC menjelaskan, berat Rudal Ra'ad adalah setengah dari berat Rudal Fateh, namun jangkauannya adalah 200 km lebih jauh. Selain itu, lanjutnya, biaya pembuatannya lebih murah dan lebih tepat, dan teknologi ini dapat digunakan untuk semua rudal Iran.

"IRGC telah mencapai teknologi yang memungkinkan untuk mengendalikan rudal dalam ruang hampa, di mana ini merupakan lompatan dalam produksi rudal," ujarnya.

Salami menegaskan, rudal adalah kekuatan pencegah dan kehormatan Iran, dan aset berharga dalam kepemilikan Iran.

Sementara itu, Komandan Divisi Kedirgantaraan IRGC Brigjen Hajizadeh mengatakan, teknologi yang dipakai dalam Rudal Ra'ad-500 membawa kemampuan untuk mengendalikan roket berbahan bakar padat, pesawat ruang angkasa, pengangkut satelit, dan rudal penahan perisai di ruang angkasa. (RA)

Tags

Komentar