Feb 11, 2020 16:02 Asia/Jakarta

Rakyat Iran di akhir pawai peringatan Kemenangan Revolusi Islam Iran ke-41 atau Yaumullah 22 Bahman, merilis pernyataan sikap bersama yang menekankan kewaspadaan atas konspirasi kubu imperialis global pimpinan Amerika Serikat.

Hari ini, 11 Februari 2020 yang bertepatan dengan 22 Bahman 1398 Hs, jutaan rakyat Iran turun ke jalan menghadiri pawai memperingati Kemenangan Revolusi Islam Iran ke-41 meski diguyur hujan salju, dan diterpa dinginnya cuaca.

Mereka datang untuk memperbarui sumpah setianya atas cita-cita luhur Imam Khomeini, dan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, serta para syuhada revolusi, terutama Letjen Syahid Qasem Soleimani, Komandan Pasukan Qods, IRGC.

Pada pernyataan sikap yang diumumkan di akhir pawai, rakyat Iran, menegaskan tekad mereka untuk menuntut balas teror Syahid Qasem Soleimani, dan Abu Mahdi Al Muhandis, Wakil Komandan Hashd Al Shaabi, Irak bersama sejumlah pejuang lain yang dilakukan oleh Amerika Serikat.

Dalam pernyataan sikap itu rakyat Iran juga mengumumkan selama pasukan Amerika belum keluar dari kawasan Asia Barat seluruhnya, dan rezim Zionis Israel belum runtuh, maka perlawanan akan terus berlanjut.

Rakyat Iran juga mengecam keras Kesepakatan Abad yang digagas Amerika, mereka mengatakan, kesepakatan keji ini akan masuk tong sampah sejarah oleh perlawanan umat Islam dan para penuntut kebebasan dunia.

Selain itu para peserta pawai menegaskan tekad mereka untuk berpatisipasi dalam Pemilu Parlemen Iran yang akan digelar pada 21 Februari 2020 mendatang. (HS)

Tags

Komentar