Feb 21, 2020 10:48 Asia/Jakarta
  • Situasi di Kota Qom setelah adanya kasus virus Corona.
    Situasi di Kota Qom setelah adanya kasus virus Corona.

Dua warga Republik Islam Iran di kota Qom yang positif menderita virus Corona meninggal dunia pada hari Rabu, 19 Februari 2020.

Ketua bidang Humas dan Penerangan Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour mengkonfirmasi berita tersebut.

Dia mengatakan, sangat disesalkan bahwa kedua pasien meninggal dunia selama perawatan di rumah sakit karena usia lanjut dan menurunnya ketahanan tubuh serta penyakit pernafasan.

Sementera itu, Wakil Urusan Perawatan Kemenkes, Pengobatan dan Pendidikan Kedokteran Iran meminta masyarakat  untuk tidak khawatir atas virus Corona dan diharap untuk memperhatikan soal kesehatan dan kebersihan.

Dia juga meminta masyarakat untuk menggunakan masker dan menjahui pusat-pusat keramaian serta meninggalkan aktivitas dan bepergian yang tidak urgen.

Meskipun ada kasus pasien meninggal dunia karena virus Corona, namun aktivitas masyarakat di kota ini masih seperti biasanya. Penduduk di kota ini menjalankan kegiatan sehari-sehari seperti sebelumnya. 

Virus Corona pertama kalinya ditemukan di kota Wuhan, Cina pada akhir tahun 2019, dan kini telah menyebar ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Kanada, Perancis, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Menurut data terbaru, sampai saat ini lebih dari 72.000 warga Cina terinfeksi virus Corona, di mana 2004 penderitanya meninggal dunia.

Menurut Komisi Kesehatan Nasional Cina, lebih dari 10.600 pasien berhasil sembuh dari virus tersebut. (RA)

 

Tags

Komentar