Feb 26, 2020 13:15 Asia/Jakarta
  • Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani
    Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani

Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani menyebut penyebaran virus Corona di Iran sebagai bagian dari strategi menyempurnakan tekanan maksimum terhadap negaranya.

 "Tekanan psikologis terhadap berbagai negara untuk menutup perbatasan darat dan udara, juga tudingan Iran menyembunyikan masalah ini adalah peta jalan baru bagi musuh," tulis Shamkhani dalam cuitan di Twitternya Selasa malam (25/2/2020).

Ia juga sebelumnya menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tentang jumlah pasien corona di Iran, dengan menyatakan, "Pompeo menyatakan keprihatinan tentang klaimnya bahwa Iran menymbunyikan masalah Corona, sementara masih banyak berita lain yang lebih jelas seperti: masalah Ain al-Assad, pesawat mata-mata AS di Afghanistan, kematian karena flu dan influenza di AS tahun ini dan masalah lainnya belum dirilis oleh Gedung Putih,".

Menteri Luar Negeri AS dalam pernyataannya baru-baru ini mengatakan bahwa Amerika Serikat sangat prihatin bahwa Iran mungkin menyembunyikan perincian tentang kasus penyebaran virus Corona.

Korban meninggal akibat wabah virus corona dilaporkan mencapai 2.763 jiwa di seluruh dunia hingga Rabu (26/2). Sebanyak 2.715 korban meninggal berasal dari Cina, sedangkan 48 kematian di luar negara ini.

Infeksi virus corona di China tercatat sebanyak 78.064 kasus. Komisi Kesehatan Nasional Cina melaporkan 406 kasus baru virus corona hari ini.

Beijing menuturkan dari sebagian besar kasus baru terjadi di provinsi Hubei yang menjadi sumber penyebaran virus tersebut. Sementara itu, hanya lima kasus yang disebut terjadi di luar Hubei.

Korea Selatan masih menjadi negara dengan kasus virus corona terbanyak setelah China dengan 1.146 kasus corona, dan 12 kematian.(PH)

Tags

Komentar