Mar 20, 2020 11:52 Asia/Jakarta

Dokter dan perawat berada di garis terdepan dalam perang melawan virus Corona (COVID-19). Mereka dengan penuh cinta dan pengorbanan merawat para pasien yang terinfeksi virus tersebut.

Puluhan perawat di Rumah Sakit Shahid Sadooghi Yazd, Republik Islam Iran berjuang siang dan malam untuk melayani para pasien Corona, bahkan beberapa perawat dari Rumah Sakit Shahid Rahnemoun secara sukarela datang dan membantu para perawat di Rumah Sakit Shahid Sadooghi.

Mereka hingga berhari-hari tidak bisa bertemu dengan keluarga, suami, istri dan anak. Padahal hari Jumat, 20 Maret 2020 adalah tanggal 1 Farvardin 1399 HS. 1 Farvardin adalah hari pertama musim semi dan hari pertama Tahun Baru Hijriyah Syamsiah.

Pada hari tersebut, masyarakat Iran biasanya merayakan Nowruz dengan berkumpul bersama keluarga, namun kali ini para dokter dan perawat itu harus berada di rumah sakit untuk merawat para pasien. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Republik Islam Iran Alireza Raisi  mengatakan, hingga hari ini, sekitar 5.979 warga yang terinfeksi virus Corona berhasil disembuhkan dan telah diijinkan untuk meninggalkan rumah sakit.

Raisi kepada wartawan pada hari Kamis (19/3/2020) menuturkan, dari Rabu siang hingga Kamis siang, 1.046 orang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total menjadi 18.407 orang.

Menurut Raisi, dalam retang waktu tersebut, 149 orang yang terinfeksi virus Corona meninggal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia menjadi 1.284 orang.

Virus Corona ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan,  Provinsi Hubei, Cina.

Virus ini telah menyebar ke berbagai negara dunia. Menurut data terbaru, setidaknya lebih dari 233.800 orang telah terinfeksi Virus Corona di seluruh dunia.

Lebih dari 85.700 pasien virus ini berhasil sembuh dan lebih dari 9.800 lainnya meninggal dunia. (RA)

Tags

Komentar