Mar 29, 2020 21:09 Asia/Jakarta
  • Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei.
    Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menilai program Screening untuk melawan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Iran sebagai pekerjaan besar.

Hal itu disampaikan Rahbar dalam sebuah surat kepada Menteri Kesehatan Republik Islam Iran Saeed Namaki pada hari Minggu (29/3/2020).

Ayatullah Khamenei dalam suratnya mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada upaya Kementerian Kesehatan Iran untuk menangani pasien yang terinfeksi Covid-19 dan upaya untuk memberantas virus ini.

"Sekali lagi terima kasih atas upaya menteri yang terhormat dan rekan-rekannya serta sektor besar medis di negara ini. Program Screening adalah pekerjaan besar. Memanfaatkan bantuan pasukan Basij dan sukarelawan akan sangat membantu menghadapi pandemi ini. Penting untuk melanjutkan upaya dengan kecepatan yang sama," tulis Ayatullah Khamenei.

Rahbar menambahkan, pelayanan dari pasukan Basij dan relawan merupakan bantuan besar untuk menyelamatkan negara dari pandemi tersebut.

Pemimpin Besar Revolusi Islam juga menekankan kelanjutan upaya untuk memberantas Covid-19. Beliau mendoakan agar Allah SWT memberikan kesehatan,keselamatan dan kemenangan kepada tim-tim dan staf medis dalam melawan virus Corona.

Sebelumnya, juru bicara Kemenkes Iran Kianoush Jahanpour pada hari Minggu siang mengatakan, hingga sekarang 12.391 pasien yang terinfeksi virus Covid-19 di Iran telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.

"Sejak Sabtu siang hingga hari (Minggu siang), berdasarkan hasil laboratorium, ada 2.901 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 38.309 orang," ujarnya.

Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 123 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia akibat virus ini hingga sekarang mencapai 2.640 orang.

Iran telah mulai menerapkan Karantina Kewilayahan dan Social Distancing di seluruh negeri sejak Jumat pagi ini untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Lebih dari 50 juta warga negara ini juga telah menjalani program screening.

Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Virus ini telah menyebar ke lebih dari 200 negara dunia. Menurut data terbaru, setidaknya lebih dari 663.228 orang telah terinfeksi virus Corona di seluruh dunia.

Lebih dari 139.859 pasien virus ini berhasil sembuh dan lebih dari 31.120 lainnya meninggal dunia. (RA)

Tags

Komentar