Apr 07, 2020 01:01 Asia/Jakarta
  • Presiden Iran Hassan Rouhani.
    Presiden Iran Hassan Rouhani.

Presiden Iran Hassan Rouhani, mengatakan semua negara dan pemerintah perlu memperhatikan fakta bahwa mereka tidak dapat melawan wabah virus Corona tanpa kerja sama, saling membantu, dan berbagi pengalaman.

Dia mengungkapkan hal ini dalam pembicaraan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Senin (6/4/2020) malam.

Rouhani mencatat bahwa memerangi wabah Corona lebih sulit bagi Iran karena berada di bawah sanksi.

“Pemerintah AS telah melanggar peraturan internasional dengan memberlakukan sanksi ilegal terhadap Iran, ini melanggar resolusi 2005 yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” tegasnya.

Presiden Iran menyambut inisiatif Sekjen PBB untuk mengumumkan gencatan senjata global di antara negara-negara selama pandemi virus Corona. Dia berharap inisiatif ini akan mencakup perang ekonomi yang diberlakukan terhadap Iran.

“Penghapusan sanksi dan pemenuhan komitmen kesepakatan nuklir oleh Eropa adalah sebuah keharusan, dan inii menjadi lebih penting dalam situasi saat ini,” tegas Rouhani.

Pada kesempatan itu, Rouhani menekankan pentingnya menghormati dan menjaga kedaulatan bangsa di negara-negara regional. “Atas dasar ini, kami memandang beberapa manuver terbaru Amerika Serikat di Irak berbahaya dan merugikan negara dan kawasan,” tandasnya.

Sementara itu, Presiden Macron mengatakan, dunia sedang mengalami masa-masa sulit dan saya berharap semua negara di dunia dapat melewati kondisi sulit ini dengan saling membantu.

Dia menyatakan harapan bahwa dengan adanya Instrumen untuk Mendukung Pertukaran Perdagangan (INSTEX), transaksi Eropa dengan Iran akan menjadi lebih mudah.

Mengacu pada peran penting dan konstruktif Iran dalam perkembangan regional, Macron menekankan pentingnya meningkatkan hubungan bilateral, regional, dan internasional antara Tehran-Paris demi mengembangkan perdamaian, stabilitas, dan keamanan regional. (RM)

Tags

Komentar