Apr 09, 2020 01:42 Asia/Jakarta
  • Bank Sentral Iran
    Bank Sentral Iran

Gubernur Bank Sentral Iran, Abdul Nasser Hemmati menyatakan bahwa AS gagal menyita dan mentransfer dana milik Bank Sentral Iran yang berada di Eropa ke negaranya.

"Bank Sentral Republik Islam Iran telah meraih dua kemenangan secara cerdas dalam menangkal aksi AS dan mengambil langkah-langkah hukum di peradilan di Luksemburg," ujar Hemmati hari Rabu (8/4/2020).

"Pertama, keputusan pencabutan blokir dana milik Bank Sentral Iran di lembaga Clearstream Luksemburg senilai 1,6 miliar dolar yang telah dibekukan sejak 15 Januari 2016. Selain itu, keputusan sementara dari cabang lain di pengadilan Luksemburg yang mencegah transfer dana Iran ke Amerika Serikat dan distribusinya di antara para pendakwa palsu dari insiden 11 September 2001," tegas Gubernur Bank Sentral Iran.

Sebelumnya, pengadilan AS memutuskan secara in absentia bahwa Republik Islam Iran harus membayar kompensasi kepada keluarga korban serangan teroris 11 September 2001.

Klaim hakim bahwa Iran terlibat dalam serangan teroris 11 September 2001 benar-benar bertentangan dengan informasi dari tim investigasi Kongres AS sendiri.

Berdasarkan investigasi tim Kongres AS, lima belas dari 19 pembajak pesawat yang melakukan serangan 11 September 2001 adalah warga negara Saudi dan dua  warga negara UEA, dan mereka memiliki hubungan dengan pejabat kedua negara Arab itu.(PH)

Tags

Komentar