Apr 29, 2020 15:28 Asia/Jakarta
  • Kapal perusak Jamaran
    Kapal perusak Jamaran

Bendera Republik Islam Iran dikibarkan di kapal perusak Jamaran bertepatan dengan peringatan Hari Nasional Teluk Persia.

"29 April, peringatan pembebasan pulau-pulau Teluk Persia dari dominasi penjajah selama 500 tahun penjajah. Hari ini adalah simbol anti-arogansi dan semangat kebebasan dan demarkasi masyarakat Hormozgan di Iran selatan," ungkap Fereydoun Hemmati, Gubernur Hormozgan hari Rabu (29/04/2020) dalam acara peringatan Hari Nasional Teluk Persia yang turut dihadiri sejumlah komandan militer dan polisi yang disertai dengan manuver kapal-kapal ringan Angkatan Laut Iran di Teluk Persia.

Fereydoun Hemmati, Gubernur Hormozgan

"Selama berabad-abad, Teluk Persia telah menjadi arena bagi berbagai kekuatan kolonial, termasuk Portugis, Belanda, Inggris, dan Amerika, tetapi bangsa Iran, terutama warga Hormozgan, sebagai penjaga perbatasan Teluk Persia, berhasil untuk selamanya mengakhiri kolonialisme Portugis," pungkas Hemmati.

Hari ini (Rabu) 29 April 2020, peringatan pengusiran penjajah Portugis dari perairan selatan Iran pada 1622 dan telah ditetapkan sebagai Hari Nasional Teluk Persia.

Teluk Persia, sebagai lalu lintas maritim yang penting, selalu memiliki posisi politik yang menonjol dan saat ini dikenal sebagai jalur maritim internasional paling penting di dunia. Teluk Persia, sebagai persimpangan pertukaran barang dan perdagangan antara Timur dan Barat, menjadi arena bagi kompetisi dan konflik antara kekuatan regional dan internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara Arab di Teluk Persia telah berusaha mendistorsi nama Teluk Persia dengan menghasut kolonialisme Barat, sementara nama Teluk Persia sudah ada sejak lama.

Tags