May 22, 2020 19:26 Asia/Jakarta

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, kebijakan utama kekuatan arogan dan Zionisme adalah melunturkan isu Palestina dari benak para pemuda Muslim sehingga isu ini terlupakan. Oleh karena itu, tugas yang paling mendesak saat ini adalah memerangi pengkhianatan yang dilakukan oleh antek-antek bayaran musuh dalam bidang politik dan budaya di negara-negara Muslim sendiri.

Hal itu disampaikan Ayatullah Khamenei dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi pada Jumat (22/5/2020) siang untuk memperingati Hari Quds Sedunia.

"Faktanya, isu sebesar masalah Palestina bukanlah sesuatu yang mengizinkan harga diri, rasa percaya diri, dan kewaspadaan yang semakin besar dari bangsa-bangsa Muslim untuk melupakan isu ini, meskipun Amerika Serikat dan kekuatan hegemonik lainnya serta antek-antek mereka di kawasan menggelontorkan seluruh uangnya dan mengerahkan segenap kemampuannya supaya isu Palestina terlupakan," imbuhnya.

Rahbar menurutkan, poin pertama saya adalah mengingatkan tragedi besar penjarahan negara Palestina dan pembentukan "tumor ganas" rezim Zionis. Di antara kejahatan kemanusiaan pada masa-masa yang dekat dengan periode sekarang tidak ada kejahatan apapun sebesar kejahatan yang dilakukan Zionis.

"Penjarahan sebuah negara dan pengusiran penghuninya dari rumah dan tanah mereka untuk selamanya, dengan melakukan pembunuhan dan kejahatan yang paling kejam serta penghancuran yang terus berlanjut beberapa generasi selama puluhan tahun, jelas merupakan catatan dan rekor baru dari kejahatan kemanusiaan," tuturnya.

Ayatullah Khamenei menegaskan, penyebab dan pelaku utama tragedi ini adalah pemerintah-pemerintah Barat dan kebijakan jahat mereka. Ketika negara-negara pemenang Perang Dunia I membagi kawasan Asia Barat ــyaitu kawasan Asia Kekaisaran Ottomanــ sebagai pampasan perang penting di antara mereka pada Konferensi Paris, mereka telah merasa membutuhkan adanya pangkalan yang aman di jantung kawasan ini guna menjamin dominasi mereka yang berkelanjutan.

Hari ini, Jumat, 22 Mei 2020 atau 22 Ramadhan 1441 H adalah Jumat terakhir bulan suci Ramadhan tahun ini dan diperingati sebagai Hari Quds Internasional.

Bapak Pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini ra menetapkan hari Jumat terakhir setiap bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia.

Namun karena penyebaran virus Corona, COVID-19, Pawai Akbar Hari Quds Sedunia tidak digelar dan aksi itu digantikan dengan aksi-aksi lain yang menyuarakan kemerdekaan Palestina dan al-Quds. (RA)

Tags

Komentar