May 24, 2020 15:45 Asia/Jakarta

Mengacu pada beberapa langkah Amerika di Karibia, presiden Iran mengatakan, "Jika tanker Iran di Karibia atau di mana pun berada dipersulit Amerika, maka Tehran akan melakukan hal serupa."

"Republik Islam selalu memiliki hak yang sah untuk mempertahankan kedaulatannya, integritas teritorial, dan kepentingan nasional, dan Tehran berharap bahwa Amerika tidak akan membuat kesalahan," ungkap Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran dalam kontak telepon dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani hari Sabtu (23/05/2020).

Hassan Rouhani dan Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani

Perdagangan maritim Iran-Venezuela telah mendapat reaksi beragam dari Amerika. Pemerintahan AS saat ini, yang telah memperketat sanksi terhadap Iran setelah penarikan dirinya dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dan sekarang tidak mentolerir pergerakan bebas tanker Iran di perairan internasional.

Pergerakan tanker Iran ke Venezuela menunjukkan pentingnya perdagangan maritim. Lebih dari 90 persen perdagangan dunia sekarang melalui transportasi laut, dan dalam keadaan seperti itu, akses ke perairan internasional tidak terbatas pada negara tertentu, dan semua negara dapat menggunakan hak maritim ini.

Volume perdagangan global terbesar melalui laut, keberadaan sumber daya minyak dan gas di laut dan pentingnya keamanan maritim menarik bagi negara-negara, karena perannya dalam ekonomi dan kehidupan masyarakat dunia, terutama sekarang, tidak dapat disangkal.

Lokasi geografis dan akses Iran ke Laut Kaspia di selatan dan melalui Teluk Persia dan Laut Oman ke perairan terbuka dan dari utara ke negara-negara pesisir Kaspia adalah di antara negara-negara maritim yang paling berharga dan aktif di dunia.

Pada saat yang sama, Iran telah menekankan peran strategis perdagangan laut, keamanan di laut dan perairan internasional, dan misi armada Angkatan Laut Iran di perairan internasional dan kehadirannya di perairan strategis menunjukkan tanggung jawab Iran untuk bekerja sama demi mencapai keamanan laut.

Dalam keadaan seperti itu, pergerakan kapal tanker minyak Iran ke Venezuela adalah hak yang sah dan ditentukan di bawah hukum internasional, dan setiap campur tangan angkatan laut AS akan ditanggapi dengan sikap tegas dari Iran.

Dalam wawancara dengan Iran Press pada hari Sabtu (23/05/2020), Brigadir Jenderal Hossein Dehghan, Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam urusan Pertahanan, dalam menanggapi tuduhan menteri luar negeri AS tentang konsekuensi buruk dari perdagangan maritim Iran dengan Venezuela mengatakan, "Posisi Iran jelas. Apa pun tindakan yang dilakukan Amerika, pasti mendapat balasan yang memembuat menyesal dari Iran."

Brigjen Hossein Dehghan, Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam urusan Pertahanan

Iran tidak pernah terlibat dalam sejarah konflik kecuali jika kepentingan Iran menjadi sasaran. Aksi teror Letnan Jenderal Qassem Soleimani, mantan Komandan Muqawama Asia Barat dan tanggapan tegas Iran, menunjukkan bahwa Tehran selalu memiliki hak yang sah untuk mempertahankan kedaulatannya, integritas wilayah dan kepentingan nasional.

Situasi saat ini di dunia, yang menghadapi epidemi Corona, membuat negara-negara di dunia memberikan perhatian pada kerja sama kolektif di semua bidang, terutama kedokteran dan ekonomi, dan perdagangan maritim antara Iran dan Venezuela memiliki arti yang sama.

Tags

Komentar