Jul 05, 2020 13:36 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif
    Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif seraya menjelaskan bahwa langkah Amerika berporos pada paksaan dan terorisme ekonomi mengatakan, di balik seluruh kebijakan Amerika terdapat represi maksimum terhadap Iran.

Mohammad Javad Zarif Ahad (5/7/2020) di parlemen seraya menjelaskan transformasi internasional dan kebijakan luar negeri Republik Islam menambahkan, Amerika di perang total terhadap Iran berencana mengenalkan Republik Islam sebagai ancaman keamanan, meraih konsensus anti Iran, menebar cerita palsu dan menekan sahabat Republik Islam Iran di mana konspirasil ini mengalami kegagalan berkat perlawanan rakyat dan petinggi Republik Islam Iran.

Zarif menjelaskan, dengan arogansi Amerika, sejak Januari 2018 hingga pekan lalu telah digelr empat sidang istimewa Dewan Keamanan PBB untuk menekan Iran di mana sikap berbagai negara yang tidak mengamini kebijakan permusuhan Amerika menunjukkan negara ini telah terkucil.

Seraya menjelaskan bahwa Amerika tidak akan pernah sukses meraih ambisi anti Irannya, Zarif menambahkan, salah satu isu yang meredam represi sanksi adalah penghapusan dolar dari transaksi yang terus dikejar Iran.

Menlu Iran ini juga menekankan perluasan kerja sama Iran dan negara-negara kawasan Asia Barat serta tetangga dan menegaskan, Iran sebagai pencipta keamanan di kawasan memiliki hubungan terbaik dengan negara tetangga termasuk Turki, Afghanistan, Republik Azerbaijan, Irak dan Pakistan. (MF)

 

Tags

Komentar