Jul 06, 2020 19:15 Asia/Jakarta
  • Isu Surat Rahbar kepada Pemimpin Hamas

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei menanggapi surat dari pemimpin Hamas mengenai perkembangan terbaru di Palestina, yang menekankan dukungan Iran untuk orang-orang yang tertindas di tanah airnya sendiri, dan perjuangan melawan kejahatan rezim Zionis.

Rahbar dalam surat balasan kepada Ketua Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, hari Senin (6/7/2020) mengatakan, "Musuh kita yang mengalami kekalahan telak di arena, mengejar strateginya dengan ekspansionisme dan pelanggaran terhadap hak-hak bangsa Palestina, yang diawali dengan tekanan ekonomi dan blokade Gaza yang tertindas, kemudian melakukan penipuan dengan modus negosiasi dan perundingan damai,".

Nasib Palestina saat ini berada di titik kritis. Sebab saat ini, konspirasi berbahaya sedang dibuat untuk menghancurkan identitas Palestina. Plotnya berpijak pada arus "Kesepakatan Abad" yang diparakarsai AS. Bukti menunjukkan bahwa rezim Zionis melancarkan aneksasi di wilayah Palestina dengan bantuan langsung Amerika Serikat demi mengubah struktur politik dan sosial dari wilayah yang didudukinya. Tujuan utama dari rencana ini untuk menjadikan  Israel sebagai bangsa dan negara Yahudi di wilayah Palestina. Kedua, memberikan kedaulatan dan legitimasi terbatas kepada Palestina sekedar formalitas belaka.

Mengenai motif  AS meluncurkan proyek "Kesepakatan Abad" yang saat ini sedang dijalankan secara agresif oleh rezim Zionis, pakar Palestina, Majid Safataj mengatakan, "Israel berupaya menghancurkan hak Palestina dengan menggunakan plot kesepakatan abad, yang didukung Arab Saudi, dan Amerika Serikat,".

 

 

Namun, mematahkan konspirasi ini tidak akan mungkin terjadi tanpa perlawanan dan perjuangan yang berkelanjutan. Masalah Palestina merupakan jihad besar sebagai hak historis suatu bangsa. Oleh karena itu, sebagai tanggapan atas surat dari kepala biro politik Hamas, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menekankan perlunya menjaga kewaspadaan, kesatuan dan integritas nasional Palestina untuk menggagalkan rencana jahat musuh. Rahbar mengatakan, Republik Islam Iran sebagaimana sebelumnya senanatiasa mendukung bangsa Palestina yang tertindas dan menilainya sebagai kewajiban agama dan kemanusiaan yang berpijak dari nilai-nilai Revolusi Islam. Ayatullah Khamenei menegaskan, Iran akan tetap berdiri membela hak-hak Palestina, dan melawan kejahatan rezim agresor Zionis.

Sejatinya, arus historis gerakan perlawanan besar Palestina terhadap rezim Zionis dengan mengerahkan berbagai cara dari kekuatan logika dan pengalaman hingga menghadapi ancaman dan serangan musuh. Di sisi lain, hal ini menjadi tanggung jawab dunia Islam untuk membebaskan dan menyelamatkan bangsa Palestina.

Kebijakan Republik Islam Iran melaksanakan tugas besar ini untuk mendukung rakyat Palestina yang tertindas dalam segala keadaan. Faktanya, salah satu alasan permusuhan terhadap Republik Islam adalah berlanjutnya dukungan Iran terhadap hak-hak bangsa Palestina, tetapi permusuhan dan tekanan ini tidak akan menyebabkan Tehran melepaskan tanggungjawabnya dalam membela Palestina.

Masalah ini ditegaskan Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam surat balasannya kepada Ismail Haniyeh, yang menekankan dukungan penuh Republik Islam terhadap perjuangan Palestina.(PH)

 

 

Tags

Komentar