Jul 20, 2020 17:58 Asia/Jakarta

Pemimpin Wilayah Kurdistan Irak Nechirvan Barzani memuji bantuan Republik Islam Iran dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan.

"Iran adalah tetangga penting Irak, Wilayah Kurdistan dan kekuatan regional," kata Nechirvan Barzani saat konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada Minggu (19/7/2020) malam di Erbil, Kurdistan Irak.

Dia juga menyinggung bantuan Iran kepada pemerintah dan rakyat Irak dan   menegaskan bahwa rakyat Irak tidak akan pernah melupakan bantuan Republik Islam Iran untuk Irak dan Wilayah Kurdistan.

Pemimpin Wilayah Kurdistan Irak lebih lanjut menyinggung pertemuannya dengan  Menlu Iran. Menurutnya, situasi politik di kawasan dan dampak  penyebaran Virus Corona merupakan bagian masalah yang dibahas kedua belah pihak.

Nichervan Barzani juga berterima kasih kepada Duta Besar Iran untuk Baghdad Iraj Masjidi dan Konsul Jenderal di Wilayah Kurdistan atas upaya berkelanjutan mereka untuk meningkatkan hubungan antara Kurdistan dan Tehran.

Sementara itu, Menlu Iran menekankan bahwa Wilayah Kurdistan dan Irak penting bagi Iran. Zarif mengatakan, Iran selalu ingin mengembangkan hubungan dan kerja sama dengan Irak.

Dia merujuk pada hubungan persahabatan antara Tehran dan Baghdad dan mengatakan bahwa Iran berusaha untuk mengembangkan hubungan dengan Irak di semua bidang, terutama di sektor energi.

Zarif yang memimpin delegasi politik tiba di Baghdad pada Minggu pagi, dan meninggalkan ibu kota Irak menuju Erbil, ibukota Wilayah Kurdistan, setelah bertemu dengan para pejabat sIrak.

Di Baghdad, Zarif telah bertemu dengan Presiden Irak, Perdana Menteri, Ketua Parlemen, Menlu, Ketua Dewan Kehakiman Tertinggi, Kepala Pasukan Hashd al-Shaabi, Ketua Koalisi Fatah dan Pemimpin Gerakan Kebijaksanaan Nasional Irak.

Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, di bahas tentang masalah-masalah internasional, regional, dan kasus pembunuhan Letnan Qassem Soleimani, Komandan Pasukan al-Quds Garda Revolusi Islam Iran dan Abu Mahdi al-Muhandis, Wakil Kepala Pasukan Hashd al-Shaabi oleh militer Amerika Serikat. (RA)

Tags