Jul 26, 2020 18:31 Asia/Jakarta

Minggu, 26 Juli, adalah peringatan Operasi Mersad yang dilakukan bersama oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dan Angkatan Darat Militer Iran terhadap kelompok teroris yang didukung Amerika Serrikat, Mojahedin-e-Khalq Organization (MKO) di perbatasan barat Republik Islam Iran

Operasi Mersad diluncurkan pada 27 Juli 1988, di Provinsi Kermanshah, Iran barat, untuk melawan serangan kelompok teroris yang didukung oleh rezim Baath Irak.

Dua hari sebelum Operasi Mersad, MKO, yang telah mengumpulkan pasukan mereka di perbatasan Iran-Irak dan dilengkapi dengan senjata berat dan semi-berat oleh rezim Saddam, mulai menyerang wilayah Iran.

Para pemimpin MKO berpikir bahwa pasukan akan melintasi jalan utama Iran tanpa menemui hambatan besar dan akan mencapai Tehran dalam waktu singkat dan menduduki ibu kota Iran itu.

Namun, dalam Operasi Mersad, pasukan Iran mengepung sejumlah besar elemen kelompok teroris di Selat Pataq (Mersad) di Iran barat, dan setelah tiga hari pertempuran, mereka akhirnya menang.

'Mersad' adalah kata Arab yang berarti penyergapan. Nama itu dimaksudkan untuk operasi ini karena penyergapan yang direncanakan dilakukan oleh pasukan Republik Islam Iran.

Lebih dari 4.800 anggota kelompok teroris MKO terbunuh dan terluka dalam operasi tersebut. Sejumlah besar militan yang terbunuh atau ditangkap adalah anggota senior kelompok teroris tersebut.

MKO telah melakukan banyak serangan teroris terhadap warga sipil dan pejabat pemerintah Iran sejak kemenangan Revolusi Islam di Iran pada tahun 1979. Dari hampir 17.000 orang Iran yang terbunuh dalam serangan teroris selama empat dekade terakhir, sekitar 12.000 telah menjadi korban teror MKO.

AS dan Uni Eropa telah menghapus MKO dari daftar organisasi teroris. Teroris MKO menikmati kebebasan aktivitas di AS dan Eropa dan bahkan mengadakan pertemuan dengan para pejabat Amerika dan Uni Eropa. (RA)

Tags