Jul 30, 2020 08:17 Asia/Jakarta

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam pesan hajinya mengacu pada kasus-kasus AS saat ini dan gerakan anti-rasisme di dalamnya, menekankan, "Sikap tegas kami adalah memihak rakyat dan mengutuk perilaku kejam pemerintah rasis negara itu."

Rahbar dalam pesannya menjelaskan, "Dengan melihat (peristiwa di) jalan-jalan Amerika, perlakuan negarawan Amerika terhadap rakyatnya, kesenjangan sosial yang parah di negara ini, kehinaan dan kebodohan mereka yang telah dipilih untuk menjalankan pemerintahan, diskriminasi ras yang mengerikan di dalamnya, kekejaman polisi –yang membunuh seorang yang tidak melanggar hukum di jalan dengan darah dingin dan di depan mata orang-orang yang lewat– mengungkapkan kedalaman krisis moral dan sosial peradaban Barat dan penyimpangan serta ketidakabsahan filosofi politik dan ekonominya."

Manasik haji di masa Corona

Pesan haji Pemimpin Besar Revolusi Islam menekankan dua poin penting:

Poin pertama, penekanan pada persatuan umat Islam, identitas umat Islam di tingkat nasional, regional dan internasional. Masalah ini memainkan peran kunci dalam proses transformasi dan perubahan nasib masyarakat Islam serta negara-negara tertindas lainnya di dunia.

Poin kedua, perlunya memperhatikan ide-ide Islam yang progresif dan membebaskan, yang menyebabkan gerakan, revolusi dan kebangkitan melawan sistem dominasi arogan.

Dari sudut pandang ini, haji memiliki ide-ide teladan, karena unsur-unsur pemersatunya, dan memiliki efek penting pada nasib umat Islam dan semua negara yang tertindas dari rezim arogan.

Itulah sebabnya Pemimpin Besar Revolusi Islam menganggap musim haji setiap tahun sebagai tempat janji rahmat Allah pada umat Islam, dan tahun ini, mengingat keadaan khusus yang disebabkan oleh penyebaran korona, dengan cara pandang global Rahbar membahas masalah penindasan dan ketidakadilan di seluruh dunia.

Yang dibutuhkan dunia Islam dan negara-negara tertindas dalam situasi saat ini adalah persatuan dan perlawanan terhadap sistem dominasi dan arogansi dunia. Menekankan pada keharusan ini, Ayatullah Khamenei mengingatkan persatuan Umat Islam terhadap agresor Amerika dan rezim Zionis, serta kebutuhan untuk "Membantu rakyat Palestina yang tertindas, simpati dan kasih sayang kepada tubuh Yaman yang terluka, dan kepedulian kepada umat Islam yang tertindas di seluruh penjuru dunia".

Rahbar juga mengingatkan para pemimpin beberapa negara Islam, "Kami menyampaikan pertimbangan kepada para pemimpin beberapa negara Muslim sebagai bagian dari tangung jawab kami; wahai para negarawan Muslim bersandarlah kepada sesama Muslim daripada berlindung di lengan musuh demi keuntungan pribadi selama sekian hari dengan menanggung penghinaan serta tekanan musuh, dan menjual martabat serta kemerdekaan negara mereka sendiri."

Haji sebenarnya adalah titik mobilisasi yang serius dan internasional serta banyak manfaat yang diharapkan darinya untuk umat Islam, tetapi seperti yang ditunjukkan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam, banyak negara tidak menyadari urgensi dan fungsi-fungsi penting haji.

Sebagaimana dinyatakan di bagian lain dari pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam, dalam hal ini, salah satu masalah paling penting di dunia Islam saat ini adalah masalah Palestina, yang berada di atas semua masalah politik umat Islam dari semua agama, ras dan bahasa. Penindasan terbesar abad terakhir telah terjadi di Palestina. Dalam petualangan yang menyakitkan ini, segala sesuatu dari satu bangsa telah disita, tanah, rumah, tanah pertanian dan asetnya, kehormatan dan identitasnya.

Menjelaskan penindasan global ini, Pemimpin Besar Revolusi Islam menambahkan, "Perlakuan Amerika terhadap bangsa-bangsa lemah adalah versi yang diperbesar dari perilaku seorang polisi yang menekan leher seorang pria kulit hitam yang tak berdaya dengan lututnya dan menekannya dengan keras hingga meninggal dunia."

George Floyd dan kekerasan polisi kulit putih

Hari ini, bahkan di Amerika Serikat, kebencian dengan perilaku tidak manusiawi dari para pemimpin Gedung Putih terdengar di jalan-jalan Amerika Serikat, dan tidak ada suara hati yang sadar yang dapat mengabaikannya. Karena itulah Ayatullah Khamenei menekankan, "Mengenai kondisi di Amerika Serikat saat ini dan gerakan anti-rasis di negara ini, sikap tegas kami adalah memihak rakyat dan mengutuk perilaku kejam pemerintah rasis negara itu."

Tags