Aug 02, 2020 22:38 Asia/Jakarta
  • Brigjend Ramezan Sharif
    Brigjend Ramezan Sharif

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC mengatakan, Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel memahami dengan baik pesan manuver militer "Payambar Azam 14" yang digelar baru-baru ini oleh IRGC.

Tahap akhir manuver militer IRGC, Payambar Azam 14 selesai dilaksanakan pada 30 Juli 2020 di wilayah umum Provinsi  Hormuzgan, wilayah barat Selat Hormuz, dan Teluk Persia.

Jubir IRGC menuturkan, manuver militer Payambar Azam 14 menunjukkan bahwa embargo senjata, dan ekonomi musuh, tidak berpengaruh pada kemajuan dan peningkatan kekuatan militer serta pembentukan kekuatan pencegahan Iran.

Menurut Brigjend Ramezan Sharif dalam manuver ini memang targetnya bukan menenggelamkan replika kapal induk Amerika, tapi mempraktikkan permainan perang dengan simulasi penghancuran dua pengawal kapal induk tersebut.

"Inti skenario agresi dalam manuver Payambar Azam 14 dipahami dengan baik oleh negara-negara agresor transregional pemilik kapal induk yang hadir di kawasan secara ilegal, dan selalu menciptakan kekacauan serta menyebarkan terorisme negara, juga merampok sumber alam, dan kekayaan bangsa-bangsa kawasan," pungkasnya. (HS)

Tags

Komentar