Aug 19, 2020 16:10 Asia/Jakarta
  • Veteran perang dan Basij di Zanjan mendonorkan darah.
    Veteran perang dan Basij di Zanjan mendonorkan darah.

Puluhan Veteran Perang dan Basij di Zanjan, Republik Islam Iran mendatangi Pusat Transfusi Darah untuk mendonorkan darah mereka pada hari Minggu (16/8/2020).

Kegiatan tersebut menandai peringatan kembalinya para pejuang dan pasukan Iran yang menjadi tawanan rezim Baath, Irak dan sekaligus merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei untuk membantu masyarakat  dan pasien yang memerlukan.

Tanggal 26 Mordad 1369 HS (16 Agustus), Iran menyaksikan kembalinya para tawanan yang dibebaskan setelah bertahun-tahun mendekam di penjara-penjara menakutkan rezim Baath.

Lembaga yang mengurusi mereka (Setad Residegi be Umur Azadegan), yang dibentuk pada 22 Mordad 1369, membebaskan juga tawanan Irak.

Dengan bantuan lembaga-lembaga lain, lembaga yang mengurusi pembebasan tawanan Iran berhasil melakukan pertukaran tawanan sebanyak 40 ribu orang, masing-masing dari Iran dan Irak.

Para tawanan Iran dengan keimanan yang teguh berhasil menghadapi segala tekanan dan siksaan fisik selama di penjara.

Mereka mampu membangun hubungan sosial, sekalipun ruang lingkupnya kecil seperti di kamp-kamp dan tahanan.

Mereka menunjukkan kesabarannya dan ridha dengan takdir ilahi. Oleh karena itu, mereka disebut sebagai "orang-orang yang bebas", karena berhasil membebaskan dirinya dari ikatan hawa nafsu. (RA)

Tags