Sep 18, 2020 15:28 Asia/Jakarta
  • Sorena Sattari dan Alexander Sergeev
    Sorena Sattari dan Alexander Sergeev

Wakil Presiden Urusan Sains dan Teknologi Republik Islam Iran dan Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menekankan perluasan kerja sama teknologi.

Menurut laporan hari Kamis (17/09/2020) IRNA, Sorena Sattari, Wakil Presiden Urusan Sains dan Teknologi Republik Islam Iran, dalam percakapan virtual dengan Alexander Sergeev, Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, menyatakan bahwa kedua negara memiliki hubungan yang luas dan mendalam di bidang diplomasi dan yang diperlukan di bidang sains dan teknologi. Kedalaman dan perkembangan hubungan ini harus diwujudkan.

"Landasan untuk pengembangan kerja sama ilmiah dan teknologi, terutama di bidang teknologi farmasi canggih dengan Rusia telah tersedia," ungkap Sattari.

Sorena Sattari, Wakil Presiden Urusan Sains dan Teknologi Republik Islam Iran

Mengacu pada kemampuan perusahaan dan lembaga penelitian berbasis pengetahuan Iran di bidang produksi obat dan vaksin, Sattari mengatakan, "Mengingat merebaknya penyakit Corona, Tehran siap bekerja sama dengan Moskow dalam proyek penting dan signifikan di bidang pengendalian Corona"

Kepala Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyatakan, lembaga ilmiah Rusia siap untuk kerja sama ilmiah dengan Iran.

"Iran dan Rusia bisa bekerja sama di berbagai bidang, termasuk bioteknologi, mineral dan ekologi Laut Kaspia, serta kedokteran, penyakit menular dan bidang teknologi lainnya," ujar Sergeev.

"Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Moskow siap bekerja sama dengan lembaga ilmiah dan teknologi Rusia," kata Kazem Jalali, Duta Besar Iran untuk Rusia.

Menurutnya, "Iran memiliki potensi yang baik di bidang kedokteran dan dapat digunakan sebagai pusat regional untuk pengembangan teknologi obat dan vaksin."

Tags

Komentar