Sep 21, 2020 20:37 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Khamenei
    Ayatullah Khamenei

Pada 21 September 1980 rezim Baath melancarkan serangan ke perbatasan Iran dengan lampu hijau Amerika Serikat yang bertujuan untuk menggulingkan Republik Islam yang masih belia.

Dari perspektif ini, periode 8 tahun pertahanan suci mengandung nilai-nilai luhur yang terus lestari hingga kini dan berperan sebagai pendukung kuat bagi bangsa Iran melawan konspirasi dan ancaman serangan musuh.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei dalam pidatonya Senin pagi menyinggung kemenangan brilian bangsa Iran dalam menghadapi serangan musuh. Rahbar juga menjelaskan urgensi perang pertahanan suci dengan menjabarkan fakta dan poin pentingnya.

Ayatullah Khamenei dalam analisis yang komprehensif dan tajam menunjukkan pentingnya perlawanan pada saat itu, yang memainkan peran penting dalam mengubah perimbangan kekuatan regional, sekaligus mengalahkan konspirasi besar melawan bangsa Iran.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa Pertahanan Suci diinvestasikan untuk negara dalam keadaan kritis saat itu. Selama periode ini, epos besar seperti pembebasan Khorramshahr dan daerah lainnya menunjukkan kekuatan nasional Iran.

 

Perang Pertahanan Suci

 

Dalam perang yang dipaksakan ini, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa menjadi pendukung utama rezim Baath Irak yang bertujuan untuk menggulingkan Republik Islam. Tidak diragukan lagi, salah satu capaian penting dari era pertahanan suci adalah terciptanya keamanan nasional.

Pertahanan Suci menunjukkan bahwa agresi terhadap Iran memiliki biaya yang besar. Di sisi lain, kemenangan ini mengubah perlawanan menjadi wacana baru dalam perimbangan kekuasaan regional.

Dalam hal ini, Ayatullah Khamenei menyebut para pembela tempat suci sebagai contoh cemerlang dari kelanjutan berkah pertahanan suci dan kelanjutan semangat jihad generasi baru. Rahbar berkata, "Kehadiran serentak para pejuang dari berbagai negara seperti: Iran, Suriah, Irak, Lebanon dan Afghanistan dalam satu garis perjuangan sebagai fenomena menakjubkan di zaman kita sekarang ini,".

Era pertahanan suci dengan komponennya seperti solidaritas, otoritas dan perlawanan saat ini telah menjadi bagian dari identitas dan sejarah nasional Iran. Pidato Rahbar dalam hal ini menjadi pengingat akan poin sejarah yang penting tersebut.

Ayatullah Khamenei mengingatkan bagian dari sejarah politik Iran dan kekalahan yang menimpa Iran dalam perang dua abad terakhir, yaitu di era Qajar dan Pahlavi, dan bagian utara dan selatan negara itu yang  didominasi oleh agresor. 

Beliau menekankan pentingnya titik balik sejarah Iran yang ditunjukkan dalam perang pertahanan suci, sebab dalam perang yang dipaksakan tersebut, Iran berhasil mengatasi ujian berat dan mampu melawan kekuatan adidaya Timur dan Barat yang berada di belakang Saddam.

Dari sudut pandang ini, era pertahanan suci merupakan sebuah cadangan berharga yang menunjukkan martabat bangsa Iran dalam melawan musuh.(PH)

 

 

Tags

Komentar