Sep 23, 2020 21:14 Asia/Jakarta
  • Brigjend Abolfazl Shekarchi
    Brigjend Abolfazl Shekarchi

Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran mengatakan, berbeda dengan yang ditampilkan musuh, rakyat Yaman sangat berpendidikan, dan ilmuwan. Menurutnya, kami sudah memberikan teknologi di bidang pertahanan kepada mereka, dan mereka memahami bagaimana membuat rudal, drone dan senjata sendiri.

Fars News (22/9/2020) melaporkan, Brigjend Abolfazl Shekarchi terkait kehadiran militer Iran di sejumlah negara kawasan menuturkan, kami tidak mengirim pasukan ke belahan dunia manapun, negara-negara front perlawanan punya tentara, dan pasukan sendiri. Kami membantu konsultasi kepada mereka. Supaya kami bisa mentransfer pengalaman kami ke rakyat Suriah, Irak, Lebanon, dan Yaman, beberapa ahli berangkat ke sana, dan membantu mereka secara pemikiran, sementara di medan tempur, rakyat dan militer mereka sendiri yang terjun melawan musuh.
 
Ia menambahkan, baru-baru ini dalam kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran ke Suriah, atas permintaan pemerintah Suriah, sistem pertahanan udara mereka akan kami perkuat, dan kami umumkan kepada dunia bahwa kami punya kontrak kerja sama dengan pemerintah Suriah, dan pasti akan kami perkuat. Kehadiran kami di setiap negara atas permintaan pemerintah negara itu sendiri, intervensi militer adalah ketika kami datang ke sebuah negara tanpa persetujuan negara tersebut.
 
Brigjend Shekarchi menegaskan, kami sudah mentransfer pengalaman teknologi di bidang pertahanan kepada mereka, dan mereka belajar membuat rudal, drone dan senjata sendiri. Kami tidak pernah memberi mereka rudal, kami memberi pengalaman, dan pengetahuan kepada rakyat Yaman. (HS)

Tags

Komentar