Sep 30, 2020 22:27 Asia/Jakarta
  • Saeed Khatibzadeh.
    Saeed Khatibzadeh.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa perdana menteri rezim Zionis dengan membuat lelucon, sedang berusaha menyesatkan publik dan masyarakat dunia demi menghalangi para penjahat Israel diadili di pengadilan internasional.

PM Israel Benjamin Netanyahu dalam pidato via daring di Sidang Majelis Umum PBB pada Selasa (29/9/2020), berterima kasih kepada Presiden AS Donald Trump karena telah keluar dari perjanjian nuklir JCPOA, dan mengklaim bahwa Iran sedang berusaha memperoleh senjata nuklir.

Menanggapi hal itu, juru bicara Kemenlu Iran, Saeed Khatibzadeh mengatakan statemen tersebut adalah babak baru dari seri sirkus yang bersumber dari pikiran konspiratifnya dan kampanye kontra-intelijen oleh lembaga-lembaga intelijen Zionis.

“PM rezim penjajah dan pembunuh anak-anak terus menggunakan podium lembaga-lembaga internasional untuk menyebarkan kebohongan,” ujarnya.

Mengacu pada kepemilikan Israel atas ratusan hulu ledak nuklir, Khatibzadeh menganggap Israel sebagai ancaman global terbesar bagi perdamaian dan keamanan. (RM)

Tags

Komentar