Okt 05, 2020 12:52 Asia/Jakarta
  • Kerumunan peziarah Arbain di Gerbang perbatasan Shalamcheh pada 2019.
    Kerumunan peziarah Arbain di Gerbang perbatasan Shalamcheh pada 2019.

Komandan Polisi Penjaga Perbatasan Iran, mengatakan perbatasan Iran dan Irak tetap ditutup dan para peziarah Arbain tidak perlu melakukan perjalanan ke arah perbatasan.

Brigadir Jenderal Ahmad Ali Goudarzi menyampaikan hal itu ketika mengunjungi perbatasan Shalamcheh di Provinsi Khuzestan, Iran.

"Gerbang perbatasan ini ditutup untuk peziarah Arbain. Berdasarkan pengumuman pemerintah Irak dan keputusan Gugus Tugas Nasional Covid-19 Iran, pawai Arbain Imam Husein as tahun ini tidak dilaksanakan," tegasnya.

Brigjen Goudarzi menuturkan para pejabat Irak dalam pembicaraan bersama dengan mitranya di Iran, berulang kali menekankan bahwa sama sekali tidak ada keputusan mengenai pembukaan kembali perbatasan.

"Keamanan di perbatasan tetap terjaga dan sama sekali tidak ada masalah," pungkasnya.

Tanggal 20 Safar (8 Oktober 2020) diperingati sebagai Hari Arbain Imam Husein as oleh kaum Muslim Syiah dan pecinta Ahlul Bait di seluruh dunia.

Di tahun-tahun sebelumnya, mereka melakukan pawai jalan kaki dengan jarak sekitar 800 kilometer dari kota Najaf sampai Karbala untuk memperingati Hari Arbain di Makam Imam Husein as di Karbala, Irak. (RM)

Tags