Okt 12, 2020 16:47 Asia/Jakarta

Republik Islam Iran telah menyelenggarakan konser teater bertema kesyahidan Imam Hussein as, Cucu Rasulullah SAW pada Sabtu, 26 September 2020.

Potongan-potongan adegan dan musik menceritakan kisah yang menyayat hati tentang kesyahidan Imam Hussein as, keluarga dan para sahabatnya.

Imam Husein as, keluarga dan 72 sahabatnya dibantai pasukan Yazid di padang Karbala pada tanggal 10 Muharram 61 H. Peristiwa ini dikenal dengan Tragedi Asyura.

Meski telah berlalu berabad-abad, namun peristiwa heorik itu tidak pernah berkurang urgensi dan kedudukannya, bahkan semakin berlalu, pesan Asyura justru semakin tersebar luas.

Konser teater dibawakan oleh Teheran Symphony Orchestra dan diiringi dengan pertunjukan drama bisu. Acara tersebut mencoba untuk mengulas hari terakhir kehidupan saudara tiri Imam Hussein as, Abul-Fazl Abbas.

Abul-Fazl Abbas gugur syahid setelah dengan berani melawan pasukan Yazid untuk mengambil air dari sungai untuk dibawa ke keluarga Imam Hussein as yang kehausan karena dikepung musuh selama berhari-hari.

Menurut musisi Iran, bahasa musik dapat menyampaikan pesan-pesan tragedi Karbala lebih kuat daripada kata-kata.

Konser teater digelar dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Virus Corona, COVID-19. Acara ini juga ditayangkan streaming online, di mana para peminat juga dapat menyaksikan pertunjukan tersebut secara online.

Apa yang membuat pertunjukan berbeda adalah  semua hasil pertunjukan akan diberikan kepada mereka yang membutuhkan. (RA)

Tags