Okt 20, 2020 11:04 Asia/Jakarta
  • Saeed Khatibzadeh
    Saeed Khatibzadeh

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran terkait pertempuran pasukan Azerbaijan dan Armenia di Nagorno-Karabakh mengatakan, Republik Islam Iran tidak bisa menerima ada kepala yang terpenggal dengan cara-cara yang dilakukan Takfiri di perang ini.

Babak baru perang antara pasukan Azerbaijan dan Armenia di wilayah Nagorno-Karabakh pecah sejak 27 September 2020 lalu, dan sampai sekarang sudah menewaskan sejumlah orang dari kedua belah pihak.

Jubir Kemenlu Iran Saeed Khatibzadeh, Senin (19/10/2020) di akun Twitternya menulis, foto-foto mengerikan terkait perang di Nagorno-Karabakh tersebar di media, dan kedua pihak bertikai disarankan untuk tidak menggunakan segala cara dalam mencapai tujuannya.

Khatibzadeh juga menekankan kepatuhan Azerbaijan dan Armenia terhadap aturan internasional. Menurutnya, Iran tidak bisa menerima ada kepala yang dipenggal dalam perang di Nagorno-Karabakh ini dengan cara-cara seperti yang dilakukan kelompok teroris Takfiri atau penyerangan terhadap warga sipil tak bersalah. (HS)

Tags

Komentar