Okt 21, 2020 21:55 Asia/Jakarta
  • Saeed Khatibzadeh, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran
    Saeed Khatibzadeh, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut Rusia sebagai salah satu mitra utama Iran di bidang pertahanan dan militer dan mengatakan bahwa dengan mencabut sanksi senjata terhadap Iran, Tehran dan Moskow dapat meningkatkan kerja sama di bidang ini.

Dalam wawancara dengan Sputnik yang dipublikasikan pada Rabu (21/10/2020), Saeed Khatibzadeh, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menjelaskan bahwa pembicaraan Tehran-Moskow diadakan dalam kerangka Komisi Bersama untuk Kerja Sama Pertahanan.

"Setiap pembelian senjata "dari negara sahabat" bergantung pada kebutuhan dasar Iran, dan Tehran dapat membeli peralatan dan senjata apa pun yang diperlukan tanpa batasan hukum," ungkap Khatibzadeh.

Saeed Khatibzadeh, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran

Khatibzadeh melanjutkan dengan menunjukkan bahwa Amerika Serikat, yang kecanduan sanksi, akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran setelah kekalahannya yang nyata di Dewan Keamanan PBB.

"Setiap upaya AS untuk menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Iran merupakan pelanggaran hukum internasional dan pasti gagal," tambah Jubir Kemenlu Iran.

Di bagian lain dari wawancara, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Tehran menganggap pemilu AS yang akan datang sebagai masalah internal negara ini, dan menambahkan, "Iran telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak memilih satu dari kandidat yang ada dan pemilu di negeri ini sebagai urusan internal."

Khatibzadeh juga merujuk pada peran Arab Saudi dalam memprovokasi ketegangan regional, dengan mengatakan: "Riyadh telah memberikan sumber dayanya kepada pemerintah AS, tetapi jika Riyadh memutuskan untuk mengurangi ketegangan di kawasan dan mengubah kebijakannya, Iran akan menyambutnya dengan tangan terbuka."

Tags

Komentar