Okt 22, 2020 22:03 Asia/Jakarta
  • Rudal dalam Manuver Modafe\'an-e Aseman-e Velayat-99.
    Rudal dalam Manuver Modafe\'an-e Aseman-e Velayat-99.

Republik Islam Iran menggelar manuver besar-besaran untuk meningkatkan kesiapan Angkatan Bersenjata negara ini dalam mempertahankan zona udara dari ancaman musuh.

Latihan skala besar dengan nama Modafe'an-e Aseman-e Velayat-99 (Guardians of Velayat Sky-99) tersebut melibatkan militer Republik Islam Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Manuver gabungan militer Iran dan IRGC ini bersandi "Ya Rasulullah" dan telah dimulai pada hari Rabu (20/10/2020) di bawah pengawasan para ahli dari Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbia.

Menurut Komandan Manuver Modafe'an-e Aseman-e Velayat-99 Brigadir Jenderal Qader Rahimzadeh pada hari Selasa, latihan tersebut mencakup lebih dari separuh wilayah negara.

Dia menjelaskan, unit-unit pertahanan udara Angkatan Darat Iran dan Angkatan Udara bersama dengan Angkatan Udara IRGC berpartisipasi dalam manuver, yang bertujuan untuk mempromosikan kesiapan tempur dan mengkonsolidasikan kemampuan pertahanan udara Angkatan Bersenjata Iran dalam simulasi kondisi perang nyata.

Brigjen Rahimzadeh menuturkan, berbagai jenis sistem rudal, radar, pengintaian, dan peralatan peperangan elektronik serta sistem komunikasi akan dilibatkan untuk melawan ancaman udara di ketinggian rendah, sedang, dan tinggi.

"Angkatan Udara Republik Islam Iran berencana menerbangkan berbagai jenis pesawat tempur pencegat, pembom, dan kendaraan udara tak berawak selama latihan ini," imbuhnya.

Pasukan yang berpartisipasi, lanjutnya, juga akan menggunakan peralatan dan artileri generasi baru yang sepenuhnya diproduksi di dalam negeri dan mempraktikkan taktik pertahanan udara baru yang diperoleh dengan terus memantau musuh.

 

Rudal Bavar-373 dan Sevom Khordad  

Iran meluncurkan rudal strategis buatan dalam negeri, Bavar 373, dan berhasil menghancurkan target jarak jauh. Pada tahap pertama manuver Modafe'an-e Aseman-e Velayat-99, rudal Bavar 373 untuk pertama kalinya, dalam kerangka jaringan pertahanan udara integral Iran, berhasil mendeteksi, mengidentifikasi, dan menghancurkan target yang memiliki Radar Cross-Section (ukuran potensi terdeteksinya objek oleh radar) sangat rendah.

Rudal Bavar 373 adalah sistem pertahanan darat ke udara berukuran tinggi, dan jarak jauh pertama milik Iran, yang merupakan hasil karya bersama para pakar industri pertahanan, dan Angkatan Udara Militer Iran.

Di sisi lain latihan, target-target agresor dengan ketinggian sedang, dan tinggi berhasil dihancurkan oleh rudal buatan dalam negeri Iran, Sevom Khordad milik Pasukan Dirgantara IRGC, dan rudal 15 Khordad milik Angkatan Udara Militer Iran.

Sistem rudal Sevom Khordad, dan 15 Khordad yang dibuat oleh para ilmuwan muda Iran, dioperasikan dalam latihan perang nyata menghadapi target-target agresor, dan berhasil menghancurkannya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah membuat terobosan besar di sektor pertahanannya dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan dan sistem militer penting.

Iran juga telah melakukan beberapa latihan militer untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Angkatan Bersenjata dan untuk menguji taktik dan peralatan militer modern.

Meski demikian, Iran menegaskan bahwa militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara lain, sebab, doktrin pertahanannya didasarkan pada pencegahan. (RA)

 

Tags

Komentar