Okt 23, 2020 21:33 Asia/Jakarta
  • Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi.
    Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi.

Seorang juru bicara senior Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, mengatakan Tehran tidak akan mentolerir setiap ancaman terhadap perbatasan bersama Iran dengan Armenia dan Azerbaijan.

Seperti dilansir IRNA, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi pada hari Jumat (23/10/2020) menegaskan Iran akan memberikan respon yang tegas terhadap segala bentuk ancaman dan pelanggaran.

"Dalam baku tembak antara Armenia dan Azerbaijan di daerah Karabakh, sejumlah peluru artileri dan roket menghantam wilayah Republik Islam," tambahnya.

Brigjen Shekarchi menekankan bahwa militer Iran akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperkuat perbatasannya, dan memperingatkan pihak yang bertikai bahwa keamanan di sepanjang perbatasan adalah garis merah bagi Republik Islam.

Dia meminta pemerintah Armenia dan Azerbaijan untuk menyelesaikan sengketanya atas wilayah Karabakh secara damai dan melalui dialog.

"Menjaga hubungan baik bertetangga dan kesabaran Iran dengan Armenia dan Azerbaijan tidak boleh disalahgunakan. Jangan melewati garis merah Iran, kalau tidak pasti akan menimbulkan penyesalan," tandas Brigjen Shekarchi.

Sejak pecahnya konflik baru antara Armenia dan Azerbaijan, puluhan roket dan mortir menimpa desa-desa perbatasan Iran yang menimbulkan kerugian bagi warga di perbatasan. (RM)

Tags

Komentar