Okt 24, 2020 23:02 Asia/Jakarta
  • Rahbar bertemu presiden dan anggota komisi penanganan nasional Covid-19 hari Sabtu (24/10/2020).
    Rahbar bertemu presiden dan anggota komisi penanganan nasional Covid-19 hari Sabtu (24/10/2020).

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei menekankan perlunya keputusan yang tegas, meyakinikan opini publik, dan kerja sama seluruh kalangan dari institusi dan individu hingga masyarakat untuk menghadapi situasi menyedihkan akibat penyebaran virus Covid-19.

Rahbar dalam pertemuan tatap muka dengan Presiden Iran dan anggota komisi penanganan nasional Covid-19 hari Sabtu (24/10/2020) mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran komisi penanganan Covid-19.

"Di sejumlah negara seperti AS, menerapkan manajemen terburuk dalam menghadapi masalah ini. Tapi, kita harus berusaha dengan sekuat tenaga untuk menangani masalah ini dengan manajemen terbaik demi menyelamatkan nyawa dan kesehatan rakyat, juga hal yang berhubungan dengan keamanan dan perekonomiannya," ujar Ayatullah Khamenei.

Ayatullah Khamenei menambahkan, "Langkah-langkah besar sedang berlangsung di negara ini, dan dengan rahmat Allah swt, tidak akan ada peristiwa yang dapat menghentikan Republik Islam. Meskipun demikian, hambatan yang ada dan menyebabkan gerakan melambat ini harus segera diatasi,".

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memandang perlunya mengambil keputusan yang tepat sebagai keputusan pemerintahan yang menentukan dan meyakinkan opini publik serta menumbuhkan kerja sama semua elemen bangsa dari lembaga, individu hingga masyarakat.

"Kerja sama ini tidak hanya di bidang penanganan Covid-19 saja, tapi harus meliputi semua bidang, terutama politik. Sebab negara yang memiliki bangsa yang kuat, pemerintahan yang dinamis dan wacana baru, tentu akan menghadapi isu-isu penting di arena domestik dan global," papar Rahbar.

Ayatullah Khamenei menekankan perlunya persatuan dan kohesi internal di dalam negeri. Beliau juga mengatakan bahwa kritik berbeda dengan penghinaan maupun penistaan yang harus disampaikan dengan cara yang baik.

"Ini adalah cara orang Amerika yang mempermalukan diri mereka sendiri di dunia dalam perdebatan kampanye pemilu dan medianya. Bahkan seorang tokoh politik terkemuka negara ini mengatakan bahwa dunia memandang kita dengan rasa takut dan hina," tegasnya. (PH)

Tags

Komentar