Okt 24, 2020 18:37 Asia/Jakarta
  • Rahbar menghadiri rapat Komite Nasional Penanganan COVID-19 di Tehran, Sabtu (24/10/2020).
    Rahbar menghadiri rapat Komite Nasional Penanganan COVID-19 di Tehran, Sabtu (24/10/2020).

Komite Nasional Penanganan Virus Corona, COVID-19 mengadakan pertemuan di Huseniyah Imam Khomeini ra di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran, Sabtu (24/10/2020).

Pertemuan dan rapat tersebut dihadiri oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei atau Rahbar.

Dalam pertemuan itu, Rahbar menekankan perlunya keputusan yang tegas dan meyakinikan opini publik serta kerja sama seluruh kalangan dari institusi dan individu hingga masyarakat untuk menghadapi situasi menyedihkan akibat penyebaran COVID-19.

Ayatullah Khamenei dalam pertemuan dan tatap muka dengan Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani dan anggota Komite Nasional Penanganan COVID-19 ini, juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Komite Penanganan Virus Corona.

"Di sejumlah negara seperti AS, menerapkan manajemen terburuk dalam menghadapi masalah ini. Tapi kita harus berusaha dengan sekuat tenaga untuk menangani masalah ini dengan manajemen terbaik demi menyelamatkan nyawa dan kesehatan rakyat, juga yang berhubungan dengan keamanan dan perekonomiannya," ujarnya.

Rahbar menambahkan bahwa langkah-langkah besar sedang berlangsung di negara ini, dan dengan rahmat Allah SWT, tidak akan ada peristiwa yang dapat menghentikan Republik Islam, tetapi hambatan yang ada dan menyebabkan gerakan melambat ini harus segera diatasi.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memandang perlunya pemerintahan mengambil keputusan yang tepat sebagai keputusan pemerintahan yang menentukan dan meyakinkan opini publik dan menumbuhkan kerja sama semua elemen bangsa dari lembaga, individu hingga masyarakat rakyat.

"Tapi kerja sama ini tidak hanya di bidang penanganan COVID-19 saja, tapi harus meliputi semua bidang, terutama politik. Sebab negara yang memiliki bangsa yang kuat, pemerintahan yang dinamis dan wacana baru, tentu akan menghadapi isu-isu penting di arena domestik dan global," tegasnya.

Ayatullah Khamenei juga menekankan perlunya persatuan dan kohesi internal di dalam negeri. Beliau juga mengatakan bahwa kritik berbeda dengan penghinaan maupun penistaan.

"Ini adalah cara orang Amerika mempermalukan diri mereka sendiri di dunia dalam perdebatan dan di medianya. Bahkan seorang tokoh politik terkemuka negara ini mengatakan bahwa dunia memandang kita dengan rasa takut dan hina," pungkasnya. (RA)

 

Image Caption
Image Caption

 

 

Tags

Komentar