Okt 25, 2020 17:04 Asia/Jakarta
  • Maher al-Akhras, tawanan Palestina di Israel
    Maher al-Akhras, tawanan Palestina di Israel

Departemen Luar Negeri Republik Islam Iran seraya menekankan pembebasan Maher al-Akhras, tawanan Palestina yang mendekam di penjara rezim Zionis menyatakan, Israel harus mengakhiri penangkapan sewenang-wenangnya.

Deplu Iran Ahad (25/10/2020) di akun Twitternya seraya mengisyaratkan aksi mogok makan Maher al-Akhras, menulis, tiga bulan Maher ditahan tanpa dakwaan dan meski ia mogok makan serta protes internasional, Israel menolak mengakhiri penahanan yang tidak dapat dibenarkan tawanan Palestina ini.

Deplu Iran menekankan, penjajah Quds harus mengakhiri penangkapan sewenang-wenangnya dan ia beserta ratusan Palestina lainnya yang ditangkap secara tidak adil harus dibebaskan.

Al-Akhras, 49 tahun warga kota Jenin, di Tepi Barat Sungai Jordan ditangkap Israel 27 Juli tanpa dakwaan.

Al-Akhras melakukan aksi mogok makan selama 90 hari sebagai protes atas penangkapan dirinya dan sejumlah tawanan Palestina lainnya. (MF)

 

Tags

Komentar