Nov 07, 2020 09:46 Asia/Jakarta

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak dapat lagi mengontrol dunia dan era hegemoni Barat telah berakhir.

"Pemerintah AS tidak dapat lagi mengatur semua yang terjadi di dunia," kata Mohammad Javad Zarif dalam pertemuan bersama dengan Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza di Institut Samuel Robinson di Caracas.

Mohammad Javad Zarif dan Jorge Arreaza

Mengkaji pendekatan AS ke Iran membuat opini publik dunia mempercayai kegagalan kebijakan dan kekuatan sepihak dari berbagai pemerintah AS. Kebijakan AS telah gagal, tidak hanya terhadap Iran, tetapi juga terhadap Venezuela. Kegagalan dukungan penuh AS terhadap lawan Maduro untuk menggulingkan presiden terpilih Venezuela membuktikan bahwa tidak semuanya berada di bawah kendali AS.

Banyak contoh di panggung dunia yang keluar dari arahan dan pengelolaan Amerika Serikat dan dan pada saat yang sama mengami kemajuan dan meraih keberhasilan.

"Proses Astana", yang memainkan peran penting dalam menyelesaikan krisis Suriah, berada di luar kehendak Amerika Serikat. Peran efektif dan aktif Iran bersama Rusia dan Turki dalam "Proses Astana" telah membuat konstelasi politik Suriah dan kawasan Asia Barat di luar kendali AS.

JCPOA dan kegagalan Amerika Serikat untuk mengesahkan resolusi anti-Iran di Dewan Keamanan PBB dengan tujuan melanjutkan embargo senjata terhadap Tehran adalah contoh lain dari berakhirnya hegemoni AS.

Respon buruk pemerintah AS terhadap epidemi Corona adalah tanda lain dari ketidakmampuannya untuk mengontrol urusan rakyat Amerika. Ketidakpedulian warga Gedung Putih terhadap tingginya jumlah orang yang terjangkit virus mematikan Corona dan kematian pasien Corona di masyarakat Amerika merupakan puncak dari gagalnya hegemoni sains dan manajerial AS.

Sekaitan dengan hal ini, Hossein Amir-Abdollahian, Asisten Khusus Ketua Parlemen Iran untuk Urusan Internasional mengatakan, "Krisis Corona membuktikan bahwa hegemoni AS bukan hanya tidak mampu mengatur dunia tetapi juga mampu mengatur negaranya sendiri."

Ketidakefektifan kebijakan "tekanan maksimum" Presiden AS Donald Trump terhadap rakyat Iran adalah contoh lain dari kegagalan AS untuk mengubah Iran atau pada akhirnya membuat Republik Islam Iran menyerah.

Dalam hal ini, Stephen Walt, profesor di Universitas Harvard di Amerika Serikat, percaya bahwa para politisi Amerika menyerukan penggulingan pemerintah asing lainnya dan transformasi integritas masyarakat yang tidak belajar dari kegagalan mereka dalam beberapa dekade terakhir.

Stephen Walt, profesor di Universitas Harvard di Amerika Serikat

Setelah kemenangan Revolusi Islam, berbagai pemerintah yang berkuasa di Amerika Serikat mencoba mengubah kebijakan Iran dengan cara yang berbeda, tetapi selalu gagal, dan akhirnya pemerintah Trump juga gagal memobilisasi dunia melawan Iran dalam masalah keluar dari JCPOA dan terbukti periode hegemoni Amerika Serikat telah selesai.

Tags