Des 01, 2020 14:48 Asia/Jakarta
  • Televisi Alarabiya milik Arab Saudi
    Televisi Alarabiya milik Arab Saudi

Desas-desus bahwa salah satu komandan Korps Garda Revolusi Islam menjadi sasaran di perbatasan Suriah-Irak dibantah.

Televisi Arab Saudi Alarabiya hari Senin (30/11/2020) mengklaim bahwa salah satu komandan Korps Garda Revolusi Islam, bersama dengan beberapa lainnya, ditembak dan terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat di wilayah Suriah setelah melintasi perbatasan antara Irak dan Suriah.

Isu gugur syahidnya seorang komandan IRGC

Situs pemberitaan Nournews membantah rumor tersebut pada hari Selasa (01/12/2020) dengan mengutip satu sumber informasi terpercaya.

Televisi al-Mayadeen juga membantah rumor tersebut pada Senin (30/11) malam.

Menyusul teror Mohsen Fakhrizadeh, Kepala Organisasi Riset dan Inovasi Kementerian Pertahanan Iran, media-media yang berafiliasi dengan Arab Saudi berusaha menciptakan atmosfer dan perang psikologis untuk memprovokasi opini publik dan menyebarkan rumor bahwa salah satu komandan Korps Garda Revolusi Islam telah menjadi sasaran serangan.

Tags