Des 02, 2020 13:18 Asia/Jakarta

Seorang anggota dewan pimpinan parlemen Iran menilai sebagian inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang datang ke Iran melakukan aksi mata-mata dengan membocorkan informasi mengenai ilmuwan negara ini kepada Badan Intelijen AS (CIA).

Ahmad Amirabadi Farahani menanggapi statemen Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional yang mengungkapkan tidak ada yang akan mendapat keuntungan dari penangguhan inspeksi di Iran.

"Iran menerima inspektur IAEA dan bekerjasama untuk menjalankan protokol tambahan, tetapi masalahnya sebagian inspektur IAEA yang datang ke Iran adalah mata-mata CIA, dan beberapa dari mereka diidentifikasi dan ditangkap," ujar Farahani.

Ia juga menekankan perlunya mengakhiri aksi spionase inspektur IAEA di Iran.

Sebelumnya, Rafael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menanggapi permintaan dari anggota parlemen Iran untuk mengeluarkan inspektur IAEA dari negara itu dengan mengatakan tidak ada yang akan mendapat manfaat dari pengurangan, pembatasan atau gangguan terhadap kerja sama antara IAEA dan Iran.(PH)

Tags