Des 25, 2020 02:11 Asia/Jakarta

Tanggal 25 Desember adalah peringatan kelahiran Isa al-Masih as yang penuh keberuntungan dan Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif, mengucapkan selamat kepada semua umat Kristiani dan umat manusia pada hari ini.

Isa al-Masih as adalah seorang pemberi kabar gembira cinta dan mencari Tuhan untuk seluruh dunia dan selalu dihormati oleh pemeluk agama ketuhanan, terutama Islam. Selama hidupnya, Isa al-Masih as telah melakukan upaya besar untuk menyebarkan perdamaian dan persahabatan bagi seluruh umat manusia.

Jalan ini selalu menjadi jalan umat manusia saat ini, karena lebih dari sebelumnya, orang-orang di dunia membutuhkan ajaran ilahi para nabi untuk persatuan dan saling berempati, sehingga perdamaian dan keadilan sejati akan menang di dunia dengan melawan para penindas.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengucapan selamat kelahiran Isa al-Masih as

Hidup berdampingan secara damai adalah kebutuhan umat manusia saat ini agar semua bangsa di dunia dapat hidup dalam kedamaian dan keamanan dalam bayang-bayang perdamaian dan keadilan. Dalam konteks ini, pandangan Islam dan Kristen tentang dunia dan masa depan dekat satu sama lain, dan pengikut mereka dalam upaya bersama, memainkan peran penting dalam mempromosikan perdamaian dan persahabatan di dunia.

Dalam hal ini, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, tahun lalu, dalam pesan ucapan selamat atas kelahiran Isa al-Masih as, menekankan, Penghormatan yang dimiliki umat Islam terhadap Isa al-Masih as tidak kurang dari dari status dan kelayakannya di mata umat Kristen di agama Kristen.

Salah satu dimensi kesempurnaan dan penyempurnaan di antara agama-agama ilahi adalah dimensi cinta dan keakraban yang ada di antara penganutnya. Dan pendekatan yang sama menuntut persatuan dan solidaritas umat manusia saat ini lebih dari sebelumnya untuk melawan mereka yang mencari perpecahan di antara para pengikut agama-agama ilahi dan mengalahkan konspirasi mereka.

Selain itu, koeksistensi pemeluk agama-agama ilahi di negara-negara mendapat perhatian dan diperlukan guna mencapai persatuan global dalam bayang-bayang persatuan nasional dan kemanusiaan, dan ini merupakan prasyarat bagi terselenggaranya keadilan yang sejati.

Perilaku dan kebijakan Iran terhadap pemeluk agama yang berbeda menjadi model di kawasan dan dunia. Pengikut dari berbagai agama di Iran, termasuk Kristen, terwakili di parlemen dan melakukan ritual keagamaan mereka dengan kebebasan penuh.

Gereja-gereja di Iran cukup aktif di samping masjid. Umat ​​Kristen di parlemen memiliki perwakilan yang memiliki hak dan otoritas yang sama dengan perwakilan lainnya, dan umat Kristen berpartisipasi dalam berbagai pemilihan umum di Iran.

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani

Dalam hal ini, Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani menyatakan bahwa sepanjang sejarah selalu ada hubungan baik dan bersahabat antara Muslim dan Kristen. Menurutnya, Sepanjang sejarah, umat Kristen Iran telah hidup damai berdampingan dengan etnis dan agama Iran lainnya dan memiliki hubungan yang sangat baik dengan Muslim.

Kehidupan damai antara umat manusia, ras dan agama yang berbeda adalah dambaan dari agama-agama ilahi, terutama Kristen dan Islam, dan dalam bayangan pendekatan ini dan dengan kebulatan suara negara-negara yang cinta damai, hidup berdampingan secara damai, kedamaian dan ketenangan dicapai di tingkat nasional, regional dan internasional.

Tags