Des 28, 2020 17:20 Asia/Jakarta

Umat Kristen di seluruh dunia merayakan Natal secara terbatas disebabkan penyebaran Virus Corona, COVID-19. Warga Kristen di Republik Islam Iran juga merayakannya dengan tetap mentaati pembatasan yang diberlukan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Meski minoritas, namun umat Kristen di Iran memiliki kebebasan untuk menjalankan ritual-ritual keagamaan mereka. Sebelum ada Virus Corona, setiap tahun menjelang Natal, jalan di pusat kota Tehran dipenuhi dengan warga Kristen yang membeli barang-barang yang diperlukan untuk merayakan kelahiran Nabi Isa as. Namun tahun ini, tidak ada jejak kesibukan seperti itu.

Karena pandemi Virus Corona, masyarakat Iran diimbau  untuk tidak melakukan aktivitas yang tidak urgen di luar rumah. Untuk itu, umat Kristen di negara ini merayakan Natal dengan sederhana dan secara virtual.

Hampir 120.000 orang Kristen tinggal di Iran. Mayoritas dari mereka adalah etnis Armenia dan memeluk Kristen ortodoks. Meskipun warga Kristen berjumlah kurang dari satu persen dari populasi penduduk Iran, mereka merasa seperti di rumah sendiri ketika datang ke Natal. (RA)

Tags