Jan 09, 2021 16:49 Asia/Jakarta
  • Presiden Hassan Rouhani.
    Presiden Hassan Rouhani.

Presiden Iran Hassan Rouhani, mengatakan rakyat Iran bukanlah sarana untuk menguji coba vaksin milik negara-negara asing.

Rouhani dalam pertemuan Satgas Nasional Penanganan Covid-19 di Tehran, Sabtu (9/1/2021), menambahkan perusahaan asing ingin memberikan vaksin ke Iran untuk diuji coba pada masyarakat, tetapi Kementerian Kesehatan mencegahnya.

"Masyarakat kami tidak akan menjadi alat uji coba bagi perusahaan pembuat vaksin," tegasnya.

Rouhani mencatat bahwa salah satu tuntutan masyarakat adalah memiliki akses langsung ke vaksin Covid-19, dan pemerintah telah mengadopsi semua langkah yang diperlukan untuk memproduksi vaksin di dalam negeri.

"Hampir semua negara di dunia menyarankan bahwa meskipun vaksi telah diterima oleh semua orang, protokol kesehatan tetap harus dipatuhi setidaknya selama 5 sampai 6 bulan ke depan. Oleh karena itu, rakyat Iran harus terus mematuhi protokol kesehatan," imbuhnya.

Dia menuturkan tren penyebaran virus Corona di Iran terus menurun, karena masyarakat memperhatikan protokol kesehatan. Namun, lanjutnya, perkumpulan harus dihindari untuk membantu mencegah laju penularan virus. (RM)

Tags