Jan 15, 2021 18:35 Asia/Jakarta
  • Kamal Kharazi
    Kamal Kharazi

Ketua Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri Iran mengatakan, kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA tanpa pencabutan sanksi akan memicu pemerasan.

Kamal Kharazi saat diwawancarai laman Khamenei.ir seraya menjelaskan bahwa JCPOA sebuah dokumen internasional yang ditandatangani sejumlah negara dan wajar jika semua pihak harus berkomitmen, menekankan, jika negara-negara Eropa berminta mengembalikan JCPOA ke kondisi awal tanpa AS, maka pertama-tama mereka harus menjalankan komitmennya dan mencabut sanksi.

Menyinggung klaim Amerika terkait dialog baru termasuk mengenai aktivitas rudal dan regional Iran di bawah JCPOA, ia mengatakan, ini sebuah pemerasan, karena JCPOA sebuah dokumen yang jelas dan pasti serta koridornya juga jelas dan tidak ada hubungannya dengan isu pengaruh regional Iran serta rudalnya.

"Republik Islam Iran selama 40 tahun menunjukkan bahwa mereka tidak akan merundingkan kepentingan nasional dan independensinya serta akan melawan seluruh represi," papar Kharazi.

Lebih lanjut ia menambahkan, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa menandatangani dokumen, namun melanggar komitmennya sendiri; Amerika selain keluar dari kesepakatan internasional ini telah menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 1500 perusahaan atau individu Iran, di mana masalah ini terlah menimbulkan kerugian besar bagi Iran.

"Republik Islam Iran negara kuat dan mampu mempertahankan posisinya di kawasan, serta memiliki pengaruh besar di kawasan dan membela kepentingannya dengan kekuatan defensif tinggi; hal ini tidak dapat diabaikan dan harus diperhitungkan," ungkap Kharazi. (MF)

 

Tags