Jan 21, 2021 11:56 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran Mohammad Javad Zarif
    Menlu Iran Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran di pesannya seraya mengisyaratkan berakhirnya era kepemimpinan Donald Trump menulis, mantan presiden dan menlu Amerika telah bergabung dalam tong sampah sejarah.

"Trump, Pompeo dan kroninya dengan nama busuk bergabung dengan tong sampah sejarah, namun nama Soleimani akan kian gemilang," tutur Mohammad Javad Zarif di cuitan Twitternya seraya mengisyaratkan langkah Donald Trump dan Mike Pompeo meneror Syahid Qasem Soleimani, komandan pasukan Quds IRGC seperti dilaporkan FNA.

Donald Trump

Lebih lanjut Zarif menulis, "Namun kenangan tentang Syahid Soleimani dan ribuan orang yang telah terbunuh, kekurangan makanan dan obat-obatan sebagai akibat dari terorisme negara dan ekonomi Trump dan kejahatannya terhadap kemanusiaan akan selalu bersinar. Mungkin pemimpin baru di Washington akan mengambil pelajaran."

Syahid Soleimani bersama Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan Hashd al-Shaabi Irak beserta delapan orang lainnya gugur syahid pada 3 Januari 2020 dalam sebuah serangan udara militer Amerika di dekat Bandara Udara Baghdad.

Langkah provokatif ini merupakan bagian dari pendekatan represi maksimum yang dilakukan pemerintah Trump setelah keluar dari JCPOA.

Trump sebelumnya mengatakan penerapan pendekatan ini akan memaksa Iran ke meja perundingan yang menurutnya untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik dari JCPOA.

Selama kampanye pemilu presiden 2020, Trump kepada pendukungnya berulang kali mengklaim jika menang maka telepon pertama akan datang dari Iran untuk berunding mengenai kesepakatan baru. (MF)

 

Tags