Jan 24, 2021 17:15 Asia/Jakarta
  • Armenia dan Republik Islam Iran
    Armenia dan Republik Islam Iran

Kerja sama ekonomi antara Tehran dan Yerevan saat ini tidak sebanding dengan kapasitas dan kapabilitas yang ada, tetapi apa yang menjadi penyebab kesenjangan ini dan dapatkah kondisi ini diubah secara proporsional dengan kapasitas nyata kedua negara dan kawasan?

Ini adalah masalah yang harus dijawab dalam negosiasi antara pejabat ekonomi Iran dan Armenia.

Menteri Ekonomi Armenia Vahan Kerobyan tiba di Tehran pada hari Jumat (22/01/2021) sebagai ketua delegasi untuk mengadakan konsultasi guna meningkatkan perdagangan dengan Iran. Kerobyan percaya bahwa produksi bersama di Armenia dapat menghindari sanksi dan meningkatkan volume perdagangan antara kedua negara dari $ 400 juta menjadi $ 1 miliar dalam enam bulan.

Pertemuan antara Alireza Razm Hosseini dan Vahan Kerobyan

Menteri Ekonomi Armenia juga menekankan kerjasama bilateral antara Iran dan Armenia di bidang perdagangan dan ekspor bersama ke negara lain. Menurutnya, Armenia siap memberikan ruang perdagangan negaranya kepada para pebisnis Iran untuk masuk ke negara ketiga.

Menteri Perindustrian, Pertambangan dan Perdagangan Iran Alireza Razm Hosseini dan Menteri Ekonomi Armenia Vahan Kerobyan menandatangani nota kesepahaman tentang pengembangan kerja sama perdagangan bilateral pada Sabtu (23/01) malam. Para pimpinan organisasi industri kecil dan menengah di Iran dan Armenia juga telah fokus pada pengembangan kerja sama antara usaha kecil dan menengah.

CEO Organisasi Industri Kecil dan Kota Industri Iran Ali Rasoulian dan Levon Ohansyan, Kepala Pusat Investasi dan Pendukung Usaha Kecil dan Menengah Armenia mencatat pentingnya kerja sama antara perusahaan yang berlokasi di kota-kota dan kawasan industri serta membangun pusat pertukaran teknologi lewat penyelenggaraan berbagai pameran dan menekankan kesiapan untuk bekerja sama di bidang ini.

Iran dan Armenia memiliki sejarah panjang dan bersejarah dalam hubungan perdagangan dan budaya. Namun yang penting dalam situasi saat ini, mengingat hambatan perdagangan dan sanksi ilegal AS, adalah memberikan kondisi bagi kedua negara agar dapat memanfaatkan secara maksimal kapasitas yang ada di semua bidang. Bidang pertambangan, bahan pangan, dan peralatan rumah tangga merupakan peluang bagus bagi para pengusaha kedua negara untuk mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan.

Dari perspektif ini, pembicaraan Menteri Ekonomi Armenia di Tehran memberikan kesempatan yang baik untuk mengambil keputusan eksekutif guna menghilangkan hambatan dan menciptakan fasilitas bagi kedua belah pihak untuk menyeimbangkan volume hubungan perdagangan kedua negara.

Menekankan poin yang sama dan mengacu pada pentingnya penyelesaian masalah perbankan kedua negara, Menteri Ekonomi Armenia mengundang Abdolnaser Hemmati, Gubernur Bank Sentral Iran, untuk melakukan kunjungan ke Yerevan guna menindaklanjuti berbagai masalah khusus perbankan dan pertukaran keuangan dengan Gubernur Bank Sentral Armenia.

Bagabet Konosov, analis di School of Studies di Eurasian National University mengatakan, "Negara-negara Asia Tengah tertarik untuk membangun hubungan dengan Iran, dan untuk mencapai hubungan bilateral tingkat tinggi antara Teheran, harus melakukan investasi berbeda dengan potensi yang menguntungkan."

Saat ini, Republik Islam Iran adalah anggota Uni Ekonomi Eurasia, sementara Armenia adalah anggota kelompok ini, dan ini adalah kesempatan untuk memperkuat regionalisme. Kerja sama ekonomi regional, jika efektif, dapat membuka jalan bagi persatuan politik regional, dengan kata lain konvergensi regional.

Republik Islam Iran dan Uni Ekonomi Eurasia

Negara-negara di kawasan ini sangat membutuhkan kerja sama ekonomi dalam keadaan khusus yang disebabkan oleh resesi ekonomi yang relatif. Sekarang, dengan berakhirnya perang Nagorno-Karabakh, kondisi stabil telah tercipta di wilayah tersebut. Penguatan kegiatan ekonomi kawasan tentunya akan efektif dalam memperbaiki situasi ini dan akan membantu memperkuat perdamaian dan mengembangkan kerja sama antarnegara kawasan.

Tags