Feb 06, 2021 19:49 Asia/Jakarta

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani mengatakan vaksinasi untuk Virus Corona COVID-19 akan dimulai dalam beberapa hari mendatang. Rouhani mengatakan hal ini pada hari Sabtu (6/2/2021) dalam pertemuan Satuan Tugas Nasional Penanganan Virus Corona.

Dia menekankan bahwa produksi Vaksin Corona adalah prioritas Iran dan pengiriman pertama vaksin dari Rusia telah tiba di Iran, dan untuk itu vaksinasi akan dimulai dalam beberapa hari mendatang.

Rouhani lebih lanjut menyinggung satu tahun penyebaran COVID-19 di Iran, dan mengatakan, hari-hari terakhir Februari tahun lalu adalah hari-hari ketika kami mengetahu Virus Corona ini memasuki Iran.

"Virus mungkin telah memasuki Iran seminggu sebelumnya, tetapi hari kami mengetahui dan dites positif pada akhir Februari," ujarnya.

Kita semua, lanjutnya, tahu bahwa virus menginfeksi manusia, dan cara terbaik untuk menghindari agar tidak terinfeksi virus adalah dengan mencegahnya, dan pandemi telah menciptakan kondisi khusus di seluruh dunia.

Presiden Iran juga menyinggung tentang pentingnya untuk menjaga jarak, mengurangi perjalanan dan pertemuan, serta untuk patuh terhadap protokol kesehatan, di mana semua itu merupakan tindakan pencegahan.

"Hampir semua orang di dunia setuju tentang masalah ini, dan kita harus mencoba untuk bergerak maju di bidang ini," tegasnya.

Rouhani menuturkan, tentu saja, kita di Iran berusaha membuat semua obat terkenal, dan itu telah dibuat dan tersedia untuk semua rumah sakit kita. Jika kita semua bekerja sama, kita dapat berhasil dan menghentikan Virus Corona. Jika semua orang bekerja sama, lanjutnya, sesuatu dapat dilakukan. Kami melihat dua atlet terkenal kami, Tuan Minavand dan Ansarian, meninggal dunia akibat pandemi ini, dan ini merupakan peringatan bagi semua orang untuk berhati-hati dalam hal ini.

Di bagian lain pernyataannya, Presiden Iran menyinggung pengobatan pasien COVID 19, dan menjelaskan, penyakit ini belum ada pengobatan yang efektif dan pasti. Dalam beberapa kasus, resep boleh dikeluarkan. Sampai saat ini belum ada pengobatan khusus untuk virus ini. obat-obatan yang terkenal dan dikatakan efektif di dunia, kami berusaha membuatnya, dan negara ini melakukan yang terbaik di bidang ini.

"Salah satu cara untuk mengimunisasi adalah vaksinasi, yang menciptakan keamanan kolektif. Jika ini menjadi norma, kita harus menunggu satu atau dua tahun, tetapi karena virus itu menyebabkan begitu banyak korban dan menyebabkan begitu banyak masalah ke negara-negara, Organisasi Kesehatan Dunia mengeluarkan izin darurat, " tambahnya.

Rouhani menuturkan, vaksin umumnya dua tahap, dengan masalah masing-masing. Kami memiliki populasi penduduk 84 juta orang. Di sini juga, kami perlu memproduksi sejumlah besar vaksin. Produksi vaksin adalah prioritas kami. Jika kondisinya tersedia, tidak mudah untuk mendapatkan vaksinasi, dan dapat memakan waktu lima atau enam bulan bagi orang untuk divaksinasi. Semua perangkat siap untuk divaksinasi di Iran, dan untungnya, pengiriman pertama vaksin telah tiba di Iran. (RA)

Tags