Feb 13, 2021 11:29 Asia/Jakarta
  • Sayid Abbas Araqchi
    Sayid Abbas Araqchi

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran Urusan Politik Sayid Abbas Araqchi mengatakan, tanpa pencabutan sanksi, perjanjian nuklir JCPOA tidak memiliki nilai bagi kami.

"Pencabutan sanksi bagi kami mencakup seluruh sanksi yang diprediksikan di JCPOA dan kedua, sanksi yang diterapkan setelah keluarnya Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir, serta ketiga, sanksi yang judulnya diganti dengan trik hukum," kata Araqchi saat diwawancarai laman Khamenei.ir.

JCPOA

Dia menambahkan, untuk verifikasi, dampuk pengaruh pencabutan sanksi harus disaksikan secara praktis.

"Yang penting bagi kami adalah dampak pencabutan sanksi. Pencabutan sanksi sebuah perjanjian di atas kertas, tapi dampaknya harus terbukti di lapangan," kata Araqchi.

Araqchi menjelaskan, Amerika kecanduan menjatuhkan sanksi sejak pemerintahan Barack Obama mulai melakukan pelanggaran terhadap JCPOA di mana mereka berusaha meminimalkan konsesi Republik Islam Iran.

"Penurunan komitmen sesuai dengan kepentingan nasional; jika kita tidak menurunkan komitmen, pastinya kita akan berada dalam kondisi terburuk dan Amerika akan tetap melanjutkan ketamakannya," papar Araqchi.

Wamenlu Iran menuturkan, pembahasan mengenai kerugian kami dalam JCPOA akan menjadi pembahasan serius. Rahbar (Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei), lanjutnya, tidak pernah optimis terhadap negoisasi, dan di berbagai kasus sangat jelas bahwa sikap beliau ini terbukti kebenarannya. (MF)

 

Tags