Mar 14, 2021 17:46 Asia/Jakarta
  • Ali Bagheri Kani
    Ali Bagheri Kani

Hak Asasi Manusia di Republik Islam Iran tidak memandang warna kulit, sebagaimana di Palestina, Suriah, Lebanon, Irak dan Yaman, Iran juga membela hak rakyat Eropa pada tingkat keseriusan yang sama.

Hal itu disampaikan Ali Bagheri Kani, Minggu (14/3/2021) dalam sebuah pertemuan tentang dampak sanksi terhadap Iran yang dihadiri oleh para duta besar dan perwakilan negara sahabat di Tehran.

"Dalam beberapa pertemuan saya dengan dubes salah satu negara Barat, ia meminta saya untuk memberikan obat kepada seorang tahanan asal negara itu dengan alasan kemanusiaan, saya katakan kepadanya, obat untuk para tahanan sudah disiapkan, dan obat yang dimaksud sudah diberikan kepada tahanan itu, tapi Anda yang mengklaim membela HAM, bagaimana mungkin menutup akses 85 juta warga Iran untuk mendapatkan obat-obatan, tapi darah HAM Anda tidak mendidih ?," ujarnya.

Bagheri Kani menambahkan, "Setelah itu saya katakan, untuk memastikan akses obat bagi seorang tahanan Anda bersedia menempuh perjalanan jauh sampai ke Iran. Tuan Dubes, perbedaan kami dengan Anda adalah negara-negara Barat memandang HAM sesuai warna kulit, siapapun yang warna rambut, warna mata, kepentingan, kebijakan dan tujuannya sama dengan mereka, diperlakukan sebagai manusia, tapi jika metode, tujuan dan cara hidupnya berbeda, menurut Barat ia bukan manusia dan tidak punya HAM". (HS)

Tags