Apr 14, 2021 19:09 Asia/Jakarta
  • Bandara Internasional Imam Khomeini ra Tehran.
    Bandara Internasional Imam Khomeini ra Tehran.

Juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, mengatakan pihaknya mengambil langkah-langkah baru untuk meningkatkan pengawasan kesehatan di bandara.

"Berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan Iran mengenai protokol kesehatan bandara, Inggris dikeluarkan dari daftar negara khusus dan Prancis ditambahkan ke daftar tersebut," kata Mohammad Hassan Zibakhsh, seperti dikutip Iran Press, Rabu (14/4/2021).

"Mulai hari ini, Rabu, penerbangan ke Inggris akan dilanjutkan, sementara penerbangan ke dan dari Prancis dihentikan," tambahnya.

Zibakhsh menjelaskan bahwa saat ini pembatasan penerbangan diberlakukan terhadap 39 negara. Kedatangan dari negara yang masuk dalam daftar kondisi khusus masih dilarang, dan negara yang masuk dalam daftar berisiko tinggi wajib melakukan tes ulang di Iran.

"Brasil, Republik Ceko, Irak, Estonia, Irlandia, Lesotho, Malawi, Mozambik, Slovakia, Afrika Selatan, dan Zambia masuk dalam daftar negara dengan kondisi khusus," ungkapnya.

"Tes PCR hanya berlaku di laboratorium yang disetujui oleh Kementerian Luar Negeri Iran di negara keberangkatan," kata Zibakhsh. (RM)

Tags